Showing posts with label Buku Remaja. Show all posts
Showing posts with label Buku Remaja. Show all posts

Thursday, June 6, 2013

Aku Galau, Tapi Tak Ada Yang Peduli

Aku sama seperti kalian,

setiap pagi, setiap hari, masih mengenakan pakaian putih abu-abu.
Setiap hari setiap pagi, dipanggil bel, masuk ruangan, lalu duduk dan jadi pendengar

Hal yang membosankan ini terus terjadi, kecuali mungkin hari libur.

Aku kemudian bertanya kembali,
apakah kamu merasakan hal yang sama seperti yang aku rasakan?.
Sekarang ini Aku masih tidak tahu siapa diriku.
Aku tak tahu harus bagaimana aku harus bersikap.
Terlalu jauh aku harus memikirkan ini.
Aku tak mengerti.

Namun yang aku tahu, aku sedang mencari jati diriku.
Kucari apapun yang sekiranya menarik bagiku.
Ku coba semua yang membuatku penasaran.

Ku lakukan semua yang menurut orang lain tabu.

Untuk menunjukkan bahwa aku adalah pemberani.

Kulakukan suatu yang tak terpuji.
Untuk menunjukkan bahwa aku jantan.

Maka jangan heran bila engkau melihat aku, berpacu kecepatan dengan motor baru kreditan ortuku, tanpa rem, padahal aku belum lama baru sembuh dari kecelakaan  menabrak trotoar.

Maka engkau jangan heran melihat mataku sayu, nafasku bau tembakau dan ngomongku seperti berat. karena aku sehabis mencoba salah satu jenis narkoba.

Jangan heran bila ketika kau menemukanku, mulutku bau alkohol, bicaraku ngelantur, karena ak barusaja menenggak minuman keras.

Jangan heran bila aku pulang malam, bersuka ria kumpul bersama-sama teman-temanku diluar sana.
Jangan heran bila aku sering berselirih dengan ayah atau ibuku, karena selalu berbeda paham.

engkau juga jangan heran ketika mendengar teman-teman perempuan disekolahku hamil sebelum menikah. Bahkan yang lainnya mengugurkan kandungan.

Jangan heran bila engaku mendengar teman perempuan satu sekolah ku justru dia yang memaksa pacarnya untuk melakukan hubungan badan setelah melihat adegan film biru di internet.

Jangan heran bila engkau menyaksikan tenam perempuan di sekolahku berganti-ganti pacar dengan bangganya, dengan hubungan kemesraan dewasa tinggkat tinggi. Karena menganggapnya ini modern.

Jangan heran bila terjadi disebagian teman-teman sekolah ku yang pesta seks bebas dan pesta narkoba di suatu malam dengan hanya berbusana pakaian dalam.

Mungkin mereka sama seperti yang aku rasakan.....aku galau.

Lihatlah diriku. Tak satupun ada yang menasehatiku. Tak satupun yang mempedulikanku. Tak satupun yang bermepati kepadaku. Aku merasa terbuang. Inilah yang membuat galau ku semakin menjadi-jadi.

Banyak orang yang bisa-nya hanya mencaci atas kelakuan ku
Semua orang sepertinya risih dengan tingkah ku
Semua orang sepertinya mencibir penampilanku
Semua orang sepertinya ingin mengusir aku ketika aku mendekat
Aku bagai bau menyengat dan sampah busuk yang perlu disingkirkan 

Makanya aku tak pedulikan sekolahku
Makanya aku tak pedulikan sikapku
Makanya aku tak hiaraukan penampilanku

Lihatlah absensi ku, tak sanggup engau akan menghitung alfanya
Lihatlah warna nilai raport ku, semua pensil tidak meneteskan warna kecuali warna merah buatku
Semua orang disekolah mencapku........orang brengsek

Tapi............Masa bodoh dengan semua


Namun tahukah kamu apa yang terjadi di dalam haritu? Dengarkanlah jeritan-jeritan itu. Aku begitu tertekan dengan hidupku. Tertekan dengan pencarian jati diriku. Tertekan dengan sikap dan pandangan orang saat melihatku. Namun yang aku tahu, meskipun berat ini harus tetap ku lalui. Hidup segan, mati pun aku tak mau.

Aku manusia biasa. Bukan malaikan.
Bukan juga aku seorang iblis yang menjijikan.
Pandanglah aku sebagai manusia yang utuh.

Tahukah engkau?
Atas semua yang ku lakukan
Aku sedang cari perhatian

Karena aku butuh sentuhan.
Aku butuh empati?
aku butuh perhatian?
Aku butuh pencerahan?

Meskipun aku kadang menolak,
bukan berarti seungguhnya aku menolak.
Itu karena aku jijik dengan caranya engkau menyampaikan.
Aku butuh sentuhan yang berbeda
yang menurutku mampu mengalir bersama denyut nadi masa pubertasku.

Aku butuh seuatu. Seorang manusia.
Malaikat berwujud manusia.
Yang mengerti aku.
Yang memahami aku.
Yang menjaga ku,
yang membimbingku.
Yang mengarahkan ku.
yang memahamkan ku.

Tentang kehidupan.
Tentang bagaimana aku harus jalani hidup.
Hidup penuh harapan.
Hidup penuh cahaya.

Tahukah kamu.
Aku manusia seperti halnya kalian.
Aku punya sebutir keinginan yang bercampur dengan butiran pasir digurun sahara.

Tak terlihat menang,
Namun aku menginginkannya.
Aku menginginkan hidupku menjadi lebih baik.

Bagi yang menemukan surat ini
Bantu aku untuk menyampaikan
Aku butuh pertolongan

Wasalam

Si Galau

Tulisan ini hanya fiktif belaka. Hanya saja yang melatar belakanginya adalah sebagian besar hasil pengamatan realita saat ini yang mendera para remaja kita.

Apakah ini benar-benar terjadi? Lihatlah fakta berikut.
Data aborsi
geng motor
Narkoba
Pesta Seks
dll.







Sunday, May 12, 2013

Sadarilah Masa Labil

Sadarilah Masa Labil

Harga Sebuah Waktu

Penulis : Kurt W Mortensen
Judul : Maximum Influence , Membangun Kekuatan Persuasi untuk Meraih Hasil Maksimal
Penerbit : Bhuana Ilmu Populer, 2004

Harga Sebuah Waktu
Ada cerita tentang seorang pria tua yang pergi ke dokter gigi karena giginya sedang sakit. Sakitnya sudah lebih dari sebulan dan akhirnya ia memutuskan untuk memeriksakannya ke dokter gigi. Di sana, dokter gigi melihat bahwa giginya harus di cabut. Pria itu menanyakan berapa biayanya. Dokter itu menjawab bahwa biayanya sekitar 250 dolar.

Lelaki itu terkejut dan berteriak,"250 dolar untuk mencabut gigi?" Lalu ia bertanya berapa lama prosesnya. Ia diberitahu bahwa dibutuhkan waktu lima menit. "250 dolar untuk pekerjaan yang hanya lima menit? Itu sama saja perampokkan?"protes lelaki tua itu. "Kenapa anda tega meminta bayaran seperti itu?" Dokter gigi itu tersenyum dan berkata,"Jika waktu yang jadi masalah, saya bisa mencabutnya semala mungkin."(328)


Pengetahuan itu Kekuatan
Dalam bukunya Multiple Stream of Income, penasihat investasi yang berpengaruh Robert G. Allen mencontohkan sebuah kisah tentang seorang pemilik pabrik yang mesinnya sedang rusak.

Karena yang rusak adalah mesin yang penting dan utama, maka seorang teknisi dipanggil untuk segera memperbaikinya. Teknisi itu meneliti mesin untuk mencaritahu masalahnya. setelah beberapa saat, ia mengeluarkan palunya, memukul mesin itu dua kali, dan kemudian memeriksa hasilnya. Mesin itu mulai bekerja kembali.

Teknisi itu kembali pada pemilik pabrik dan berkata :"Ongkosnya 500 dolar." Terkejut dengan ongkos yang diajukan oleh teknisi itu untuk sebuah pekerjaan kecil, pemilik perusahaan meminta kwitansi perbaikan yang terperinci. Teknisi itu pulang dan mengirim kwitansi terperinci pada hari berikutnya, dimana tertulis :

Memuku dengan palu 1 dolar.
Mengetahui tempat yang harus dipukul 499 dolar
Total 500 dolar. (32)


Petunjuk Sukses

Penulis : Charles-Albert Poissant-Christian Godefroy
Judul : How to Think Like A Millionaire (Rahasia Keberhasilan 10 Jutawan Terkemuka Duni)
Penerbit : Pustaka Tangga, Jakarta, 1993


Kami berniat untuk menguak tabir penutup rahasia. Gagasan kami pada mulanya cukup sederhana. Kami mulai dengan anggapan mendasar bahwa sukses tidaklah terjadi karena nasib baik semata-mata, tetapi karena penerapan prinsip-prinsip yang sangat khas. Dan nyatanya teori kami terbukti benar. (7)

Suatu perjalanan sejauh satu mil dimulai dengan satu langkah
Ada pepatah cina yang berbunyi,"Suatu perjalanan sejauh satu mil dimulai dengan satu langkah." dengan memutuskan untuk membaca buku ini anda telah mengambil langkah pertama untku menjadi kaya. (13)

Apapun dalam hidup ini adalah soal pilihan. Nah, Tujuan buku ini tidak hanya untuk membantu anda dengan menjelaskan pilihan-pilihan yang terbuka bagi anda dapat mengetahui apa yang sebenrnya anda inginkan, tetapi juga untuk membantu anda mencapai tujuan itu.(14)

Sedikit inisiatif dapat memperoleh sejuta dolar
Kita hidup dijaman penuh pesona. Dunia terus berubah, dan kebutuhan-kebutuhan baru terus muncul. Setiap orang dengan sedikit inisiatif dapat memperoleh sejuta dolar. (15)

Seorang yang duduk dibahu seorang raksasa akan melihat lebih jauh daripada si raksasa sendiri. (16)

Persyaratan Utama Menjadi Kaya
"Dari mana saya akan mulai?"Adalah pertanyaan yang diajukan kebanyakan orang bila mereka berpikir tentang mencari uang.  Mungkin mereka hanya ingin menambah penghasilan mereka, atau munkin merek ingin menjadi jutawan benar-benar, tergantung pada ambisi maisng-maisng.Tetapi dari mana anda akan mulai? (18)

Sebenarnya setiap orang kaya mulai dengan yakin bahwa ia pada suatu hari akan menjadi orang kaya dan terkenal.

Anda harus meyakinkan diri sepenuhnya bahwa tidak hanya mungkin bagi anda menjadi sekaya yang anda inginkan, tetapi bahwa hal itu mudah, lebih mudah daripada yang pernah anda bayangkan. Puluhan ksempatan muncul dihadapan anda setiap hari. Gagasan-gagasan yang dapat memberi keuntungan terkilas dikepala anda, tetapi anda selalu membiaskan gagasan-gagasan itu lewat atau tidak melakukan tindakan konkret apapun. (19)

 Pada tahun 1950, di Amerika muncul 93.000 bisnis kecil baru. Pada tahun 1984, angka itu membengkak menjadi 600.000. Jelas bahwa usaha-usahan sebanyak itu menciptakan pulan jutaan kesempatan kerja baru dan jutaan uang bagi pemiliknya.(21)

Bukan Kecerdasan Yang Membuat Anda Kaya
Di dalam bukunya yang berjudul The Money Makers, Dominique Frischer sependapat dengan kami mengenai kapasitas intelek orang-orang suskes.Tentang hal itu, ia berkata seperti beriut :

Mungkin karena sungkan, tak seornag pun diantara orang-orang itu mengaku mempunyai IQ tinggi atau menggamabarkan diri sebagai orang sangat berbakat yang terhambat untuk menjadi jenius terkenal hanya karena nasib buruk.

Tidak seorang pun menerangkan keberhasilan mereka dengan mengatakan bahwa mereka  mempunyai satu type intelegensia yang metodis, yang terpadu dengan kekuatan intelektual hasil pendidikan di perguruan tinggi. Namun semua menyatakan mempunyai suatu sifat yang bersifat naluriah atau lebih irasional, yakni instuisi.

Dalam bukunya What They Don't Teach You At Harvard Business School, Mark McCormack menceritakan kisah berikut, suatu kisah yang menggambarkan bahwa tidak ada gunanya mempunyai suatu rasa rendah diri, suatu kompleks inferioritas.

Ada sebuah cerita tentang 2 orang sahabat yang bertemu dijalan sesudah tidak bertemu selama 25 tahun. Salah satunya, yang telah lulus dengan nilai paling tinggi dikelasnya, kini bekerja sebagai asisten manajer cabang sebuah Bank setempat. Yang lain, yang dahulu tidak pernah mengungguli teman-teman lain dalam tingkat intelektualnya, memiliki sebuah perusahaan sendiri dan kini merupakan multi jutawan. Ketika temannya bertanya, apa rahasia suksesnya itu, sijutawan menjawab bahwa resepnya sederhana saja. "Saya mempunyai produk satu ini yang saya beli dua dolar dan saya jual lima dolar." katanya. Sungguh mencengngkan, berapa banyak uang yang kita peroleh dengan menaikkan harga 60 persen. (30)

Dasar Murid Tak Punya Otak
Thomas Edison meninggalkan bangku sekolah ketika ia belum berumur 16 tahun. Gurunya, yang namanya sudah lama ia lupakan, yakin bahwa murid yang satu ini tida mempunyai otak di kepalanya. Namun demikian, Edison menjadi penemu paling besar di dunia. Andai kata ia percaya akan penilaian gurunya, nasibnya tentu berbeda, dan nasib semua orang di dunia akan berbeda. Kalau karena tidak karena penemuan Edison,mungkin anda terpaksa membaca buku ini dibawah cahaya lilin.

Edison mempunyai kepala yang tidak encer demikian cerita orang lain, dan ibunya percaya kepada bakatnya. Sayang tidak semua orang mengalami hal serupa itu. Banyak orang membiarkan hidupnya benar-benar tercemar oleh komentar dan penilaian guru atau sanak saudara yang tidaj bersahabat dan tidak beralasan.

Kita masing-masing dapat dengan gampang mengembangkan suatu kerpibadian yang akan menempatkan kita pada jalan menuju sukses. (32)

Cara Benar Mensikapi Kegagalan
Diantara semua rasa takut, takut gagal adalah yang paling kuat. (35)

Sukses tidaklah secara ajaib jatuh dari langit. Sukses selalu merupakan hasil tindakkan konkrit atau sikap mental positif.  Sebenarnya, kebanyakan orang sukses pernah mengalami kegagalan pada suatu waktu sat dalam hidupnya. Tahukan anda bahwa Thomas Edison harus membuat seribu percobaan sebelum ia berhasil menyempurnakan bola lampu pijar temuannya itu?

Tahkah anda bahwa Abraham Lincoln kalah dalam pemilihan presiden sebanyak 18 kali sebelum ia terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat? Kami tidak menyanjung-nyanjung kegagalan, tetapi kami percaya bahwa setiap kekalahan pribadi dapat meurpakan suatu pelajaran, sekurang-kurangnya kalau kegagala itu diterima dengan pikiran dan hati terbuka. Kita smeua tahu, kegagalan adalah kejadian yang tak terhindari. (37)

Salah satu penyebab mengaoa takut gagal merupakan rasa yang melumpuhkan seseorang adalah karena ia telah berjumpa dnegan kegagalan, atau sekurnag-kurangya mepunyai kesan mendalam bahwa ia tidak pernah berhasil dalam apa saja yang ia lakukan. Tiap kegagalan baru meperdalam kesan ini dan ikut merongrog keprcayan dirinya.(37)

Kekuatan negaitf memang sangat berpengaruh, dan sekaan meghpnotis kebanyakan orang. akibantnya adalah ketidak bahagiaan dan kemiskinan. (38)

Berbuatlah
Situasi anda tidak akan berubah
kalau anda tak berbuat apa-apa untuk itu (40)

Kebnayak orang hidup dengan menyimpan gagasan bahwa segala seuatu akan menjadi beres, netah bagaimana caranya, atau bahwa akhirnya mereka akan terbebas dari segala masalah keuangan. apa yang mereka harapkan sebenarnya adalah keajaiban. (40)

Pada umumnya orang bukannya berusaha mengubah dunia untuk memenuhi impian mereka, melainka batas impian mereka sesuia dengan "kesuksesan'Dunia.

Pendek kata, situasi kita tidak akan menjadi lebih baik dengan sendirinya, situasi kita tidak akan menjadi lebih baik dengan sendirinya. Kita harus mengambil tindakan menggunakan langkah yang tepat, dan mengubah sikap. Jangan lupa:Sistuasi adna tidak akan berubah begitu saja. Untuk memperbaiki situasi keuangan, untuk mencari peekrjaan, untuk mendaatkan kenaikan gaji, untk melipatgandakan pengahsilan, untuk menjaid jutawan, kita harus secara bersemangat dan bernafsu meginginkan perbiakan dalam hidup kita. Ini haru menjadi obesei kita.

Tingkat dan kecepatan sukses seseorng
Tingkat dan kecepatan sukses seseorng adalah sebandng dengan kesungguhan dan ketetapan keinginan untuk berhasil. Inga kedua pepatah itu : kesungguhan dan ketetapan.

napoleon pernah berkata : "Apa saja yang kita inginkan secara tetap dan bersunguh-sungguh, akan kesampaian."

bagi mereka, keinginan itu menjadi semacam obsesi aau kegandrungan sampai merke mencaai apa yang mereka tuju, tak peduli hambatan apa pun yang tampak menghalangi mereka. (41)

 Pada suatu hari seorang murid pintar bertanya kepada gurunya apa yang diperlukan untuk memperoleh kebijaksanaan. Sang guru mengajak muridnya ke sungai dan membenamkan kepalanya ke air. Setelah beberapa detik, murid itu berusaha melawan karena takut mati kehabisan napas. Tetapi orang bijak itu tetap memegangi kepala muridnya kuat-kuat di bawah permukaan air. Perlawanan menjadi semkain keras. Akhirnya sang guru melepaskan pegangannya sebelum murid itu mati terbenam, lalu bertanya :"Ketika kepala kamu saya benamkan tadi, apa yang terasa paling kau butuhkan? "Untuk bernapas"jawab si murid yang masih gemetar ketakutan."
"Nah itulah dia. Seperti itulah seharusnya kau merasa membutuhkan kebijaksanaan."(42)

Kehidupan memberikan apa ynag secara sungguh sungguh kita butuhkan.(43)

Keraguan akan tercermin dari hasil yang tidak memuaskan.(46)

Semua orang sukses telah belajar membuang keraguan dari pikirannya dan telah menaruh kepercayaan sangat besar kepada diri sendiri dan rencana mereka, betatapun besarnya hambatan yang mereka hadapi. (46)

Jangan Sampai Pikiranmu Menghambat Kesuksesan Mu
Anda tidak akan pernah menjadi kaya kalau anda tidak dapat membayagkan diri anda kaya. Seseorang yang melihat dirinya menaiki jenjang karier sampai kepuncak akan tetapt berada dalam posisi tersebut sampai akhir hayatnya. (79)

Hambatan besar yang dapat dibuat seseorang bagi dirinya adalah hambatan yang diciptakan dalam pikrannya sendiri. (80)

Semua orang kaya membayangkan diri mereka kaya sebelum mereka mencapai impian mereka.

Tak peduli betapa miskinnya mereka itu sebelum mulai, tak peduli betapa rendahnya tingkat oendidikan mereka, tak peduli betapa sedikitnya mereka mempunyai kontak dengan orang lain, mereka semua membayangkan diri mereka kaya sebelum meeka mendapatkan kekayaan mereka. Mereka semua yakin bahwa pada suatu saat mereka akan menjadi jutawan. Hidpu memenuhi impian mereka seuai dengan citra diri ereka  dan kepercayaan mereka akan sukses mereka (82)

Teknik Sederhana Memanfafatkan keuatan Mimpi
Ada suatu teknik sederhana yang digunakan oleh orang-orng bisnis, artis dan ilmuwan untuk memanfaatkan kekuatan impian. Persisi seperti seorang Photografer memproese photnya di kamar gelap, anda harusla memproeses impian kita di dalam kamar gelap. Duduklah atau berbariglah disebuah kamar yang anda buat gelap dan setenang mungkin. Biarlah gambaran-gambaran lewat memenuhi pikiran anda. Suasana gelan dan tenang sangat mendukung pertumbuhan gagsan dan impian sebab gagasan dan impian membawa kita untuk berkontak langusng dengan alam pikiran bawah sadar kita. yang pada hakikatnya terpisah dari dunia nyata. Adalah penting bahwa anda tidak menyensor pikrian anda, walaupun mungkin tidak masuk akal.(111)

Percaya Diri Itu Penting
Kepercayaan diri adalah kunci sukses. Berdasarkan penelitian terhadap kehidupan beberapa jutawan yang diadakan atas permintatan Multijutawan Andrew Carnegie, Napoleon Hill, penulis buku Think Anda Grow Rich, menyatakan bahwa rahasia terpenting menuju kesuksesan adalah kepercayaan diri : Pikiran manusia mampu melaksanakan apa saja yang diyakininya.

Kepercayaan diri sendiri dan kepada apa yang anda lakukan adaah sangat penting.(115)


Mengelola Waktu
Kalau anda tidak biasa ekerja keras, mulailah sedikit demi sedikit. Tingkatkan irama kerja anda secara bertahap. Mula-mula, cobalah menambah satu jam ekstra setiap hari. Dalam waktu seminggu akan terdapat lima jam tambahan menju keberhasilan. Pada akhir tahun, jumlah tambahan jam kerja anda sudah mencapai 250 jam.

Satu minggu normal mencakup 40 jam kerja. Tambahan 250 jam tersebut akan memberikan anda tambahan 6 minggu. Tahun anda yang baru mencakup 58 minggu, bukan 52 saja. Dengan demikian, pada tahun itu anda akan sudah bekerja selama lebih dari 13 bulan. Ini akan membuat anda selangkah lebih maju daripada teman-teman anda. Sekarnag bayangkan anda bekerja dengan tambahan dua jam ekstra sehari. Dengan perhitungan seperi di atas, anda akan mepunyai 500 jam tambahan dalam setahun, namun jam-jam tambahan ini tidak akan membuat anda lebih lelah. Semua ini hanya soal kebiasaan. (304)

Selesaikan dalam satu jam apa yang biasanya anda lakukan dalam tiga jam.

Bekerja satu atau dua jam tambahan sehari merupakan hal yang sangat konstruktif, tetapi akan lebih menguntungkan kalau aanda dapat meningkatkan keefektifan anda dengan menyelesaikan dalam satu jam apa yang biasanya memerlukan waktu beberapa jam. Rahasia menigatkan efesiensi anda adalah seperti beriukut : mula-mula, anda harus menetapkan deadline (batas waktu) yang berbeda, artinya yang lebih pendek, dan kedua, anda hrus meningkatkan konsentrasi anda.

Kita bicarakan Kunci Pertama.telaah ilmiah yang teah di lakukan oleh para psikologi telah menunjukkan bahwa watktu  yang dperlukan untuk menyelesaikan suatu tugas dapat diperpendek (Sampai suatu batas yang wajar) tanpa mengurangi mutu pekerjaannya. Bahkan telah terbukti bahwa adakalanya mutunya bahkan bertambah baik. Lebih dari itu, beberapa orang tidak bisa berfungsi dengan baik tanpa batas waktu yang pendek. (305)

Sekali Menetapkan Tujuan Tetaplah Pada Tujuan itu Sampai Berhasil
Tumbuhkan kegigihan dan kebiasaan yakin bahwa setiap kegagalan hanyala suatu hambatan smenetara. Kegagalan adalah suatu langka yang akan mendekatkan adan ke sukses. Asalkan anda tidak menyerah ditenga jalan. Banyak orang mengalami kegagalan karena mereka tidak dapat melihat bahwa sukses hanyalah sejauh selemparan batu. Untuk mencapainya hanya diperlukan satu langkah lagi, atau apa yang disebut "satu mil tambahan."

Dalam The Greatest Salesman in The World, sebuah buku yang penuh inspirasi bagi pembacanya, ada suatu bagian yang dengan jelas menggambarkan pentingnya kegigihan, dan kenyatan bahwa tiadalah tiadalah gunanya bersikap tidak sabar, sebab sukses sering kali datang dengan lambat, sehingga orang harus sabar menunggu. Tetapi kemenangan datang pada mereka yang bersikap pantang menyerah. (312)

Ingatlah ini :"Perjalanan paling panjang adalah ketika kita mulai melangkah pertama kali." Sukses terletak pada langkah keseribu dan mungkin kita sudah akan sampai disana sesudah satu dua langkah lagi. Jangan bertindak konyol dengan berhenti dan menyerah kalah pada langkah ke-999, langkah terakhir sebelum sukses. (313)

Sukses Seringkali Mnyusl Sederet kegagalan
Hal ini terjadi pula pada banyak seniman yang menjadi terkenal setelah bertahun-tahun. Inilah yang terjadi pada Picasso.

Bebelapa waktu sebelum diperkenalkan ke depan umum oleh Getrude Stein, ia mengalami masa tak dikenal orang yang begitu membuat putus asa sehingga ia membuat begitu saja beberapa karya tulisnya. Tidak ada pedagang barang seni yang mau menanganinya. Tetapi kalau saja Picasso telah menyerah kalah, sebelum ia bertemu dengan Stein dan memutuskan untuk mencari karier yang berbeda, ia pasti tidak pernah mencapai ketenarannya yang membuat dia jadi multi jutawan. Seniman miskin yang tidak mempunyai nama ini menjadi seniman paling kaya di dunia. (313)

Saat kematiannya, kekayaan  Picasso diperkirakan senilai 500 juta pound. Penelitian yang lebih mendetail menghasilkan angka yang jauh lebih besar : Ia mempunyai kekayaan sebesar 1 Milyar Dolar lebih.

dan karena tiga perlima dari kekayaannya mencakup koleksi seni pribadinya, yang terdiri atas karya Picasso sendiri dan karya seniman-seniman lainnya, angka tersebut terus bertambah besar. Lukisan-luisan tersebut dinilai antara 50.000 sampai 150.000 pound sterling, tidak termasuk adikarya seperti Nude Women hasil lukisan tahun 1910 yang belum lama ini dijual dengan harga lebih dari satu juta  pound.

Picasso mempunyai cadangan energi yang hampir tak pernah habis,dan kadang-kadang ia menyelesaikan tiga lukisan sehari. Kegigihan membawa ia ke sukses pada akhirnya. (314)


Semakin kuat watak anda, semakin mampu anda membentu masa depan anda. Orang yang membiarkan diri dikalahkan oleh hambatan pertaman tidaklah pantas mencapai sukses. Watak mereka yang lemah membuat mereka jatuh. Hambatan merupakan hal yang tidak terhindarkan dalam setiap usaha dan sukses itu jarang, bahkan dikatakan tidak pernah, dicapai tanpa seseorang lebh dahulu menatasi beberapa kesulitan. Inilah yang membuat kehidupan menjadi suatu tantangan. (315)

Banyak orang yang gagal karena menyerah terlalu cepat. Banyak cerita sukses terjadi pada waktu orang menjalani satu mil tambahan itu.(333)

Pengetahuan Adalah kekuatan
Pengetahuan adalah kekuatan. Makin banyak pengalaman anda dapat, makin keras anda bekerja. Makin tajam dan makin dalam pemikiran anda, makin produktiflah anda. kalau anda ingin menjadi kaya, jangan puas dengan bekerja dengan cerdas. Bekerja dengan keras dan cerdas. (335)


Kalau kita bekerja dengan tekad yang kokoh cukup lama, kita akan membuat impian kita menjadi kenyataan.(347)



Saturday, May 11, 2013

Jika Tidak Ada Tujuan Anda Tidak Akan Pernah Sampai


Mencapai Tujuan Butuh Kesabaran
Ketika saya pergi ke Jepang pada tahun 1983, sebuah seminar yang melibatkan perusahaan-perusahaan industri terbesar di jepang diadakan. Para pembicara dalam seminar itu adalah pejabat-pejabat penting Honda, Sony, Mitsubishi, dan yang teristimewa, Presiden Matsushita Electric, yang berusia 88 tahun.

Presiden Matsushita Electric berceramah dengan lancar. Kemudian tibalah bagian tanya-jawab sebagai berikut :

Tanya : "Bapak presiden, apakah perusahaan Anda memiliki tujuan-tujuan jangka panjang?
Jawab :" Ya"
Tanya :"Untuk berapa lama tujuan-tujuan jangka panjang itu?"
jawab :"Dua Ratus lima puluh tahun."
Tanya :"Apa yang anda butuhkan untuk mencapai tujuan itu."
Jawab :"Kesabaran."(69)

Sekarang Apa Tujuan Anda
Tujuan adalah mimpi yang mempunyai batas waktu (deadline). Camkanlah itu, karena itulah satu-satunya cara untuk memperhatikan dan mencapai tujuan."(70)


Percaya Dirilah, Bahkan Jika Orang Lain Tidak Mempercayai Anda
Anda ingin cerita tentang menempuh jarak satu mil dalam waktu 4 menit? Orang-orang telah mencoba melakukannya sejak masa Yunani Kuno.

Jelas, cerita rakyat mendongengkan bahwa bangsa Yunani mempunyai singa-singa yang tugasnya memburu para pelari agar lebih cepat berlari. Mereka juga meminum susu harimau, bukan susu cap harimau yang dijual do toko-toko.

Namun mereka tidak berhasil. Kemudian mereka memutuskan bahwa apa yang diharapkan mustahil tercapai. Selama bertahun-tahun orang-orang mempercayai itu. Secara fisik, mustahil seorang manusia dapat menempuh jarak satu mil dalam waktu empat menit dengan berlari.

Struktur tulang kita tidak cocok. Tantangan angin sangat besar. Kekuatan paru-paru juga tidak memadai. Banyak alasan yang dilontarkan.

Kemudian seseorang, hanya seseorang, mebuktikan bahwa para dokter, pelatih, atlit, dan banyak orang keliru.

Keajaiban terjadi saat Roger Bannister berhasil menempuh jarak 1 mil dalam waktu 4 menit, yang disusul oleh sekitar 37 pelari lainnya.

Beberapa tahun lalu, di New York, saya berdiri di lintasan lari Fifth Avenue Mile untuk menyaksikan tiga puluh pelari memecahkan rekor itu. (71)

Semua pelari berhasil melakukannya. Bahkan, pelari yang terakhir masuk finish pun berhasil menempuh jarak satu mil dengan empat menit.

Apa yang terjadi? Tidak ada terobosan besar dalam latihan. Struktur tulang manusia tidak berubah. Cara orang melakukannyalah yang membuat hasil.

Pikirkan pembelah batu. Batu belum terbelah bila dipalu seratus kali. Batu terbelah setelah dipalu sebanyak 101 kali. Anda mengetahui bahwa bukan pukulan yang ke-101 kali yang berhasil membelah batu itu, melainkan keseluruhan jumlah pukulan.

 Tujuan anda dapat tercapai.....jika anda menetapkan tujuan sebelumnya. Siapa yang mengatakan bahwa Anda tidak lebih kuat, lenih pandai, lebih bagus, dan lebih giat bekerja dari kompetitor anda?

Jika Anda percaya diri, tidak ada yang tidak dapat anda capai. Dengan semikian, jangan menyerah. Jangan pernah menyerah.(72)

Berkhayal Memiliki Perusahaan
Yang saya lakukan diusia 13 tahun adalah berkhayal memiliki sebuah perusahaan. Ketika saya berhasil memiliki perusahaan, saya bermimpi berhasil melakukan penjualan dan mendapatkan keuntungan yang berlimpah. Akhirnya saya juga berhasil merealisasikannya. Selama lima tahun, saat memakai topi menjadi trend, saya lalu memakai topi yang bertuliskan "Pabrik Jendral" di bagian atasnya. Ketika saya hendak memakai topi itu, tulisan tersebut selalu terbaca. cara tersebut berguna dalam mengingatkan pada apa yang harus saya capai. (76)

Siswi SMA Ubah Kotoran Sapi Jadi Parfum

Dua siswa kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Lamongan, Jawa Timur berhasil mengubah kotoran sapi menjadi parfum.

Karya ilmiahnya itu bahkan mampu mengalahkan 1.000 peserta ajang  ajang "Indonesian Science Project Olympiad" (ISPO) yang berlangsung di Jakarta pada 26-28 Februari 2013.

Adalah Dwi Nailul Izzah dan Rintya Miki Aprianti dua siswa berprestasi tersebut. Dwi dan Rintya juga akan mewakili Indonesia dalam ajang olimpiade internasional "International Environment Project Olympiad" (INEPO) di Istanbul, Turki yang akan dilaksanakan pada 17-20 Mei 2013 mendatang.

Sementara itu, Dwi Nailul Izzah menjelaskan dimana penelitiannya mampu mengubah kotoran sapi yang bau menjadi pengharum ruangan yang wangi dengan aroma rumput natural.

"Pengharum ruangan yang kami hasilkan murni berbau alami seperti tumbuhan yang menjadi makanan sapi, bukan karena ditambahi dengan bahan kimia agar bisa berbau wangi," katanya, seperti dilansir Merdeka.

Dan untuk produk pengharum ruangan itu akan dijual di pasaran seharga Rp 39.900 untuk kemasan 275 gram. Parfum ruangan ini juga akan segera dipatenkan. (m.infospesial.net)

Potensi Anda Besar

Buku : Og Mandino
Judul : The Greatest Secret In The World (Rahasia terbesar Didunia)

Anda memiliki potensi yang lebih besar daripada siapapun yang penah hidup sebelum anda. Tetapi anda tidak akan 'berhasil' dengan duduk-duduk dikursi dan mengatakan kepada dunia betapa anda akan menjadi hebat, yang dimulai sejak besok pagi. (16)

Dalam kenyataan, satu-satunya perbedaan antara mereka yang gagal dan mereka yang berhasil terletak pada perbedaan  kebiasaan mereka. Kebiasaan yang baik adalah kunci menuju smua keberhasilan. (26)

Lomba ski menuruni lereng bukit adalah pertarungan Individu melawan lingkungan dan jam. Apa yang selalu menyebabkan saya menggelengkan kepala dengan rasa simpati kepada orang yang kalah adalah perbedaan waktu yang kecil sekali antara pemenang dan orang yang sekedar ikut bertanding.

Waktu yang dicatat oleh pemenang 1:37:22......satu menit, tiga puluh tujuh dan dua puluh dua perseratus detik.

Pemenang kedua mencatat waktu 1:37:25.... satu menit, tiga puluh tujuhdan dua puluh dua perseratus detik.

Dalam kasus ini, perbedaan antara menjadi juara dan hanya sekedar pemain ski lainnya adalah tiga per seratus detik!Kita bahkan tidak bisa mengejapkan mata secepat itu.

Apa sesungguhnya perbedaan antara juara dan sekedar peserta? kemujuran?mungkin. Tetapi barangkali juara berlatih sedkit lebih keras...dan sedikit lebih lama.(32)

KEGAGALAN
"Kegagalan tidak akan mengalahkan anda kalau tekad anda untuk berhasil cukup kuat."(42)


Friday, May 10, 2013

Otak Kamu Itu Luar Biasa

Di dalam buku Joyce Wycoff, berjudul, Menjadi Super Kreatif Melalui Metode Pemetaan-Pikiran, mengungkapkan sebuah hasil penelitian mencengangkan mengenai keberadaa otak manusia.

Pada tahun 1950-an, ahli ilmu jiwa memperkirakan bahwa rata-rata orang menggunakan lima puluh persen kapasitas otaknya.

Pada 1960-an dan 1970-an, perkiraan tersbut turun menjadi sepuluh persen. Pada tahun 1980-an, hal tersebut turun menjadi satu persen.Sekarang, pada tahun 1990-an, perkiraan tertinggi adalah 0,01 persen atau lebih kecil lagi.

Salah satu peneliti otak yang paling terkemuka, Profesor  Pyotor Anokhin, mengumumkan hasil perkiraan ilmiah tentang jumlah pola pemikiran yang mampu dihasilkan oleh rata-rata otak manusia. Perkiraannya, yang menurutnya masih sangat konservatif, adalah lebih besar daripada jumlah atom diseluruh alam semesta.

Pikiran kita. Cakupannya hampir sama luasnya dengan luar angkasa. Dalam massa otak yang keripun, berwarna abu-abu dan berbobot sekitar 1,5 kg, terdapat sekitar 10 sampai 15 milyar sel syaraf yang mampu membuat 10 pangkat 800 jalur! Kita umumnya tak akan dapat memahami arti potensi tersebut-hal itu tak terbayangkan besarnya.

Richard Restak, M.D., dalam bukunya, The Brain, sebagaimana dikutif Joyce, menyatakan "Otak manusia dapat menyimpan informsi lebih banyak daripada seluruh perpusatakaan didunia."

Dalam The Three-Pound Universe, Judith Hooper dan Dick Teresi membandingkan otak dengan alam semesta ini. Mereka menyatakan,"Otaklah dalam semesta tersebut."

Menjadi semakin lengkap rasanya ketika kamu mengamati apa yang diungkapkan, Bobbi Deporter & Mike Hernacki, dalam bukunya, Quantum Learning, Membiasakan Belajar Nyaman Dan Menyenangkan.

Jika dirawat oleh tubuh yang sehat dan lingkungan ang menimbulkan rangsangan, otak yang berfungsi dapat tetap aktif dan reaktif selama lebih dari 100 tahun.

Ilmuwan peneliti otak, Dr. Marian Diamond, telah menghabiskan waktu 30 tahun mengadakan rangkaian percobaan otak. Kesmipulannya: Pada umur berapapun sejak lahir hingga mati, adalah mungkin untuk meningkatkan kemampuan mental anda melalui rangsangan lingkungan. Semakin terangsng otak anda dengan aktivitsa inteletual dan interaksi lingkungn, semakin banyak jalina yang dibuat antara sel-sel.



Sekarang coba Anda amati sebuah kenyataan sebagaimana diungkapkan pengamat pendidikan koordinator perguruan tinggi swasta (Kopertis) wilayah I Sumut-Aceh, G Suprayitno kepada waspada.co.id, mengenai otak Anda. "Otak disusun oleh 100 miliar sel saraf dan mampu menghasilkan tiga jenis kemampuan yang diperlukan untuk mengelola diri, yakni berfikir rasional (IQ), mematangkan emosi (EQ), dan mengutuhkan spiritual (SQ)."

Cabang yang seperti sebuah pohon ini berfungsi menyimpan informasi. Kehebatan lain: sel otak aktif mampu membentuk koneksi (sinapsis) dengan kecepatan yang luar biasa: 3 miliar per detik. Koneksi tersebut adalah kunci kekuatan otak. Dengan mengenali otak Anda yang mengagumkan ini, Anda akan sadar bahwa Anda adalah pemilik komputer yang sangat canggih. Bahkan, otak Anda itu beribu kali lebih hebat daripada komputer terhebat di dunia. (pa-in.facebook.com/group.php?gid=119625533639.)

Bobbi lebih jauh mengatakan,"Anda mempunyai potensi yang sama dengan orang-orang lain. Perbedaannya aadlah dalam bagaimana anda menggunakan otak Anda." Pada kesempatan berikutnya Bobbi mengatakan, "semakin banyak pengetahuan yang anda miliki, semkain banyak pilihan yang anda miliki ketika menghadapi situasi menantang. Semakin banyak pilihan anda, semkain besar kekuatan pribadi yang anda miliki."

Kamu Itu Hebat Sejak Dalam Masih Berbentuk Sperma

Saat Hubungan Suami Istri terjadi, seorang suami rata-rata mengeluarkan air mani sebanyak 3 cc, dan setiap 1 cc air mani yang normal akan mengandung sekitar 100 juta hingga 120 juta buah sel sperma. Setelah air mani ini terpancar (ejakulasi) ke dalam rahim istri, jutaan sel sperma ini akan berlarian melintasi rongga rahim, saling berebut untuk mencapai sel telur matang yang ada pada saluran tuba di seberang rahim. Setelah sebagian sel sperma sudah bisa sampai ke tempat pembuahan. dari sekian juta sel sperma yang ada, ternyata hanya sebuah sel sperma yang lebih dahulu menyentuh sel telur saja yang dizinkan membuahi. Segera setelah ada satu sel sperma yang berhasil membuahi sel telur yang hanya sebuah ini, maka terjadilah perubahan- perubahan pada permukaan sel telur hingga tak bisa lagi dimasuki oleh sel-sel sperma lainnya. Akhirnya jutaan sisa sperma lainnya yang kalah bersaing akan mati dengan sendirinya. (bukutipshamil.com)

Ketahuilah bahwa kita lahir di dunia ini merupakan suatu kesuksesan luar biasa. Semua kej`dian itu pasti ada asal mulanya. Sebelum manusia lahir di dunia, dia harus berlomba dengan milyaran sel sperma terlebih dahulu untuk menuju ovum (telur) yang ada di dalam rahim. Dari milyaran sel sperma, hanya satu sel sperma yang berhasil membuahi ovum. Setelah 4 bulan, sel sperma sudah menjadi juara dari lomba perebutan ovum dan menerima hadiah berupa ruh (jiwa) dari Tuhan. Sebelum menjadi manusia, Tuhan menaruh peluang dan rintangan di dalam ruh.(surplusindonesia.com).

Berlarilah Lebih Kencang Lagi, atau Kau Mati

Ini memang mengejutkan. Tak semua orang mengetahui dirinya kuat, dan hebat seperti orang-orang lain  yang hebat-hebat. Bolehkah saya menanyakan? Sudahkan Anda menyadari bahwa anda sebenarnya orang hebat. Mereka yang hebat akan terus berlari dan berlari lebih kencang.

Berlari memacu diri untuk mengeluarkan semua potensi. Kemampuan tingkat tertinggi. Mata saya tertuju pada salah satu tulisan yang sempat mencuri perhatian. Sangat menarik. Saya mendapatkannya dari, irasudiharjo.blogspot.com. Berikut cuplikannya.

Setiap kali fajar menyinsing,
Seekor rusa terjaga
Ia tahu hari ini ia harus berlari lebih cepat
Dari seekor singa yang tercepat.
Jika tidak, ia akan terbunuh

Setiap kali fajar menyinsing,
Seekor singa terbangun dari tidurnya
Ia tahu hari ini ia harus mampu
Mengejar rusa yang paling lambat
Jika tidak, ia akan mati kelaparan

Tak masalah apakah kau seekor rusa,
Atau singa
Karena setiap kali fajar menyingsing,
Sebaiknya engkau mulai berlari
(Puisi Tradisional Rimba Afrika)

Thursday, May 9, 2013

Isi Buku Kamu Itu Elang Bukan Ayam

I. Kamu Itu Elang Bukan Ayam 
Kamu Itu Elang Bukan Ayam 
Kamu Itu Hebat Sejak Dalam Masih Berbentuk Sperma
Otak Kamu Itu Luar Biasa
Kamu Punya 2 Jenis Pikiran Yang Hebat
Berlarilah Lebih Kencang Atau Kau Mati

II. Sadari Masa Labil
Pengertian Remaja
Karakteristik Remaja
3 Kondisi Remaja

III. Jangan Kau Jerumuskan Dirimu(Kebiasaan Negatif REmaja)
Durhaka Orang Tua
Narkoba
Geng Motor
Bolos
Seks Bebas (Cerita-Aborsi)
Pesta/Poya-Poya

Melacur Demi Gaya

IV. Hati-hati Bergaul
Dibunuh pacar
Ginjal Di Ambil
Pindah Keyakinan
Pakaian Seksi
Diperkosa


V. Menjemput Masa Keemasan
Bukan Kecerdasan
Gunakan Waktumu
Isi Waktu Menunggu
Menulis
Kemauan
Manfaatkan FB
Lebih Gampang, Cari Uang Di Jaman Internet (Manfaatkan laptop mu buat beajar cari uang di internet, jangan cuma FB an)

Siipppp.......






Asal Manusia

Jika kita melihat hakekat proses penciptaan manusia seperti di atas, tak mesti kita mengeluh dengan segala kehidupan di dunia ini. Meskipun mungkin terasa berat, penuh dengan tantangan, cobaan dan rintangan yang kadang membuat manusia harus menyerah. Namun kembali lagi kita harus mengingat dan merenungi hakekat proses penciptaan manusia. Kita ada di alam rahim hingga ke dunia bukanlah sesuatu tanpa proses pergulatan atau sesutau yang ada terberi begitu saja (given). Melainkan sebuah pertarungan menang-kalah untuk memenangkan siapa yang berhak hidup. Tahukah kita tentang proses bagaimana Allah mempertemukan dua jenis makhluk_Nya, pria dan wanita hingga dipersatukan dan dari persatuan itu akhirnya menjadi manusia lain yang memiliki bentuk fisik dan bernyawa? Kita adalah manusia yang dilahirkan untuk menang, bukan untuk kalah. Kita berhasil menyingkirkan rival (miliaran sel sperma) kita untuk berenang menuju sel telur mencari kehidupan. Maka terbentuklah kita melalui setetes mani itu dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian menjadi segumpal darah dan berubah menjadi daging. Dari situlah kemudian menjadi tulang-belulang dan tulang-belulang itu dibungkus dengan daging hingga dijadikan bentuk tubuh.

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang berbentuk (lain). Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. ” (Al Mukminun : 12-14)

Renungkanlah! Tahukah dari mana kamu berasal? Tahukah untuk apa kamu hidup di dunia? taukah akan kemana nanti setalh hidup di dunia?

Dalam beberapa artikel, saya selalu mengingatkan tentang tiga pertanyaan ini. Tiga pertanyaan ini adalah pertanyaan yang saya kenal dari seorang ulama timur tengah. Menurut beliau, jika kita mampu menjawab tiga pertanyaan ini dengan benar maka sesungguhnya kita telah mengetahui hakekat hidup yang sesungguhnya. Konsekuensinya, kita manusia akan mampu menjalani hidup dengan tujuan yang sebenar-benarnya, yakni kepada sang Maha penguasa atas segala sesuatu dan raja dari segala raja.

Jika kita semua merasa berasalah dari Allah yang satu, maka kita pun akan mengabdi kepada_Nya karena kita akan kembali pada_Nya pula. Meskipun hal ini menjadi pengetahun yang lumrah namun baru sebatas lahiriah saja. Pengetahuan tanpa ada internalisasi dalam proses  kontempelasi (perenungan) atau belum menjadi pengetahuan ‘batiniah’, tak ada gunanya. Sekarang banyak orang yang berpengatahuan tinggi dengan berbagai gelar pendidikannya. Namun, banyak pula dari mereka bersikap tak menggambarkan seperti tingkat pendidikannya. Pengetahuan yang tinggi tak berarti memiliki sikap dan prilaku yang bermartabat tinggi pula.

Inilah yang menjadi provakator dalam batin saya. Dengan umur sekain bertambah namun usia di dunia semakin berkurang, saya harus menjadi lebih baik lagi dengan kualitas jiwa yang semakin baik. Memang dalam hidup tantangan dalam mencapai tujuan itu sebuah keniscayaan. Apalagi jika tujuan kita adalah baik maka tantanganpun juga kadang lebih banyak. Banyak yang mengeluh bahkan akhirnya putus asa dan tak mau melanjutkan misinya (tujuannya). Bahkan lebih parah dan ekstrim lagi, ketika tidak mampu mengatasi tantangan hidup tak sedikit yang sengaja mengkhiri hidupnya, bunuh diri.

Manusia yang melakukan langkah ini sangat di sayangkan karena harus dipahami bahwa bukan hidup jika tak memiliki masalah. Bahkan masalah akan berakhir ketika manusia telah sampai ke terminal kehidupan sealanjutnya yakni ketika manusia meninggal dunia. Seperti halnya dikatakan oleh seorang ulama besar, Imam Ahmad (maaf kalau nama ulamnya salah, harap diperbaiki jika salah) ketika di tanya oleh orang yang berguru padanya. Kurang lebihnya sebagai berikut, “wahai syeh!!! Kapan kita beristirahat dari masalah hidup ini?” tanya seorang murid. Imam Ahmad berkata “kita akan berhenti dari masalah hidup ketika ajal telah menjemput dan disaat itulah semua proses kehidupan kita di dunia akan dimintai pertanggung jawabannya”. Sebenarnya jika kita merenungi lagi lebih dalam, masalah memiliki fungsi yang sangat penting bagi kematangan jiwa dalam menjalani kehidupan manusia.

Sejenak saya mengajak pembaca,ayo tarik napas yang dalam dan lepaskan sambil ucapkan hamdalah, Alhamdulillah. Di umur yang sudah lumayan panjang ini, syukur tak terhingga saya ucapkan kepada sang pemberi hidup. Meskipun syukur tak hanya sebatas lafal lisan namun saya akan menyakini dengan sepenuh hati dan berusaha untuk membuktikan dalam perbuatan. Karena kehidupan tak akan bermakna jika tidak di abdikan kepada pemilik kehidupan ini. Sebagaimana pertanyaan kedua dari tiga pertanyaan tadi, Tahukah untuk apa kamu hidup di dunia? sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan sekalian alam.

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku” (QS. Az-Zariyat)

Waktu terus bergulir. Semua terus berubah. Bayi menuju balita menuju anak-anak menuju remaja menuju dewasa menuju tua dan akhirnya mati, bahkan ada pula yang tak sampai tua. Demikianlah proses kehidupan manusia yang berjalan dalam waktu termasuk saya. Sekali lagi kita tidak bisa mereplay untuk mengulang masa-masa sebelumnya. Yang kita lakukan hanya merefleksi sembari membenahi apa yang masih kurang dan membaikan lagi yang telah baik. Sekali lagi semua dalam waktu.

Seorang ulama besar Imam Al Ghazali pernah menghitung betapa urgennya untuk menghargai waktu dalam kehidupan kita didunia. Beliau bernah berkata bahwa jika umur manusia 60 tahun dan rata-rata menjadikan tidurnya 8 jam sehari, maka sesungguhnya  tidur manusia selama 60 tahun itu adalah 20 tahun. Belum lagi jika manusia tidur lebih dari 8 jam, apalagi selama 40 tahun itu tidak digunakan sebaik-baiknya. Bagaimana jika digunakan untuk berbuat dosa? Sungguh sia-sia hidup ini. (marwanupi.blogspot.com)

Kehebatan Otak Kita

Kita selalu membawa benda seberat 1,5 kilogram di dalam kepala kita untuk dapat melakukan hal-hal ini: berpikir, belajar, menciptakan sesuatu, dan mengatur setiap kedipan mata, tarikan nafas, dan detak jantung. Siapakah dia? Mengapa dia sanggup melakukan hal-hal sesulit itu? Dialah otak. Sebuah ciptaan Tuhan yang sangat hebat sampai-sampai para ilmuan menyebutnya sebagai benda yang sangat rumit yang belum pernah ditemukan serumit itu di alam semesta kita.

Otak Kita Lebih Cepat dan Bertenaga daripada Sebuah Komputer Super

Coba bayangkan hal ini: kucing kesayangan kita sedang berjalan di dekat panci yang kosong yang masih panas. Dia hendak melompat ke dalamnya. Tahukah kamu kalau otak kita hanya membutuhkan seperseribu detik untuk menentukan kapan, di mana dan berapa kecepatan yang perlu dihasilkan untuk menangkap kucing kesayangan kita sebelum dia melompat ke dalam panci itu. Lalu, otak memerintahkan kepada otot-otot tubuh kita untuk bergerak (menangkapnya). Saat itu, kita berhasil dan kucing kesayangan kita sudah aman.
Tidak ada komputer secepat reaksi otak kita untuk melakukan hal yang sangat sederhana itu. Otak kita mampu menggabungkan ratusan informasi yang datang dari indera penglihatan (mata), pendengaran (telinga), dan organ perasa lainnya, dan hanya memerlukan 1/1000 detik untuk mengolahnya dan meneruskan ke otot supaya bergerak seperti yang diperintahkan oleh otak.

Otak Kita Menghasilkan Listrik yang Dapat Menyalakan Sebuah Bola Lampu

Di dalam otak kita, ada sekitar 100 milyar sel yang sangat kecil, namanya neuron. Saking banyaknya, kita membutuhkan 3.000 tahun untuk menghitung neuron itu. Saat kita tertawa, bermimpi, berpikir, melihat dan bergerak, itu disebabkan karena zat kimia dan sinyal listrik mengalir di antara neuron-neuron itu. Boleh percaya atau tidak, aktivitas di dalam otak kita tidak pernah berhenti sedetik pun! Informasi yang berasal dari organ penglihatan, pendengaran, dsb. mengalir di dalam neuron itu seperti jaringan telepon di dunia ini. Dan ketika itu, neuron menghasilkan sedikit energi listrik. Apabila digabungkan, energi itu dapat menghidupkan sebuah bola lampu. Menakjubkan, bukan?

Neuron Mengalirkan Informasi Kepada Otak Lebih Dari 241 Kilometer/jam

Ketika seekor lebah hinggap di kaki kita, neuron sensori (sensor perasa) yang terdapat di dalam kulit mengirimkan informasi ke sumsum tulang belakang dan otak secepat 241 km/jam. Kemudian, otak kita mengolah informasi itu dan menyuruh neuron motorik untuk mengirim hasil olahan itu melewati sumsum tulang belakang ke otot kaki dan menggerakkan kaki untuk mengusir lebah itu. Neuron motorik dapat mengirimkan pesan ini lebih dari 322 km/jam.

Struktur Otak Dapat Berubah Melalui Belajar


Pernahkah teman-teman berpikir bahwa pada awalnya belajar bersepeda itu sulit? Tetapi lama-kelamaan kita pasti bisa menguasainya, kan? Itu disebabkan karena struktur otak sudah berubah selama kita belajar bersepeda. Jadi, jangan takut untuk belajar sesuatu yang baru. Coba lakukan, dan lama-lama kita pasti bisa menguasainya.

Sumber: http://stelladea.wordpress.com
(http://persada.uad.ac.id/kehebatan-otak.asp)

Fakta Otak

Bagian mana dari tubuh Anda yang hanya 1% hingga 3% dari massa tubuh Anda, namun menggunakan 20% dari seluruh oksigen yang anda hirup?  jawabannya adalah otak Anda! Berikut adalah sepuluh fakta otak.
- Otak Anda memerlukan pasokan oksigen yang terus-menerus. Setiap 10 menit hilangnya oksigen biasanya akan menyebabkan kerusakan saraf yang signifikan. Dingin dapat memperpanjang waktu ini, itulah sebabnya mengapa air dingin telah menenggelamkan korban sebagaimana nuch dihidupkan kembali setelah 40 menit – tanpa kerusakan otak.
- Otak Anda menggunakan seperlima dari seluruh darah Anda. Yang dibutuhkan untuk mengikuti tuntutan metabolik berat dari neuron. Diperlukan tidak hanya glukosa , tetapi tentu saja, oksigen.
- Otak Anda tidak merasakan sakit. Tidak ada rasa sakit saraf yang berada di dalam otak itu sendiri. Karena ini, dokter bedah saraf otak dapat memperkirakan apa yang ia rasakan ketika pasien sadar (apa yang menyenangkan!). Dengan melakukan ini, mereka dapat menggunakan umpan balik dari pasien untuk mengidentifikasi daerah-daerah penting, seperti yang digunakan untuk berbicara, atau visualisasi.
- Otak kecil dengan berat sekitar 150 gram (sedikit lebih dari lima ons). Ditemukan di sisi punggung bawah otak Anda, Anda memerlukan otak kecil untuk mempertahankan sikap, berjalan, dan untuk melakukan gerakan terkoordinasi apapun. Mungkin juga memainkan peran dalam indra penciuman Anda.
- Otak manusia beratnya rata-rata sedikit lebih dari tiga pound, atau 1,4 kilogram. Otak Albert Einstein’s mungkin lebih kecil dari otak Anda, karena ia lebih kecil dari pada rata-rata. Ada korelasi umum antara ukuran tubuh dan ukuran otak kita.
- Sebuah otak gajah besar – sekitar enam kali lebih besar dari pada otak manusia. Namun, dalam kaitannya dengan ukuran tubuh, manusia memiliki otak terbesar dari semua binatang, rata-rata sekitar 2% dari berat badan. Otak seekor kucing beratnya sekitar satu ons, sedikit lebih dari 1% dari berat badan.
- Ada sekitar 100.000 mil pembuluh darah di otak. Jika mereka mengulurkan (ada pikiran yang menyenangkan!) Mereka akan melingkari bumi lebih dari empat kali.
- Jika Anda memiliki otak dengan ukuran rata-rata, Anda memiliki sekitar 100 miliar neuron di atas sana. Anda akan bahagia tentang hal itu setelah membaca item berikutnya.
- Sekitar 85.000 neuron neokorteks hilang setiap hari di otak Anda. Untungnya, ia pergi tanpa disadari karena built-in redundancies dan fakta bahwa bahkan setelah tiga tahun ini menambah kerugian hingga kurang dari 1% dari total. Oh, dan lihat di item berikutnya.
- Penelitian terbaru membuktikan bahwa otak Anda terus memproduksi neuron baru sepanjang hidup Anda. Ini juga membuktikan bahwa ia melakukannya sebagai respons terhadap rangsangan (melakukan latihan kemampuan otak mereka). Para ilmuwan menyebutnya sebagai plastisitas otak atau saraf-plastisitas. Anda mungkin menemukan satu ini yang paling mendorong otak ini fakta. http://www.century21.co
(http://matematikacerdas.wordpress.com/2010/01/19/10-fakta-kehebatan-otak/)

Kamu Itu Elang Bukan Ayam

Kamu Itu Elang Bukan Ayam
Mari kita bersenang senang-sejenak menyimak sebuah cerita menarik.

Seorang petani menemukan telur elang dan menempatkannya bersama telur ayam yang sedang dierami induknya. Setelah menetas, anak elang itu hidup bersama anak ayam lainnya.

selanjutnya, sebagaimana diceritakan cimotivator.blogspot.com, Anak elang itu tumbuh bersama anak-anak ayam, bermain bersama, makan bersama, dan berperilaku persis seperti anak ayam, karena ia mengira dirinya memang seekor anak ayam.

Pada suatu hari, ia melihat seekor elang yang dengan gagah terbang mengarungi angkasa. “Wow, luar biasa! Siapakah itu?”, katanya penuh kekaguman. “Itulah elang, sang Raja dari segala burung!” sahut ayam sekitarnya.

“Kalau saja kita bisa terbang ya? Luar biasa!” Para ayam menjawab, “Ah, jangan mimpi? Dia makhluk angkasa, sedang kita hanya makhluk bumi. Kita hanya ayam?” Demikianlah, elang itu makan, minum, menjalani hidup dan akhirnya mati sebagai seekor ayam.

Nah lho.....

Saya mungkin termasuk salah seorang yang tidak sependapat menilai bahwa kaum muda tidak bisa apa-apa, inginnya hanya bersenang-senang, pesta-pesat, mudah galau, lebih senang bergaul dilingkungan penuh kebebasan yang negatif, dan sebutan miring lainnya.

Beberapa teman seusia kamu, yang masih sekolah, puluhan orang bergabung dengan kelompok pecinta alam dan lingkungan hidup dimana di dalamnya menyalurkan hobi positif. Mereka sangat bersemangat rutin setiap hari minggu berlatih panjat tebing.

Sebagai dewan pendiri pecinta alam ini saya sangat kagum dengan bakat-bakat mereka yang ternyata luar biasa. Saya sangat terpukau dengan keberanian mereka melewati latihan-latihan yang menuntut adrenalin, menuntut keberanian. Saya juga cukup tercengan menyaksikan fisik mereka yang kuat bertahan menempuh kelelahan. Semangat mereka kental menyatu dalam kegiatan yang kami lakukan.

Pandangan kamu sekarang mulai tercerahkan. Elang yang hebat mati sebagai ayam. Ia tidak mengetahui sebenarnya ia sosok yang hebat, hanya saja dia tidak tahu bahwa ia adalah sosok yang hebat.

Kamu mungkin sekarang mulai menyadari bahwa kamu sebenarnya hebat. Pandangan ini begitu penting. Kabar baiknya buku yang sedang kamu baca ini akan mengantarkan kamu semakin memahami langkah yang perlu kamu lakukan untuk menapak pada pijakan berikutnya pada anak tangga yang lebih tinggi.

Buku ini melihat sosok kamu itu hebat. Dan sekarang kamu sudah mengambil sebuah keputusan penting dalam hidup kamu, dari kebanyakan teman-teman kamu, untuk melangkah maju menembus batas-batas diri.

Bersama buku ini, segera kamu akan mengalami loncatan jauh melampaui diri mu saat ini, jauh melampaui teman-teman mu, karena kamu sudah punya pandangan yang berbeda dengan teman-temanmu, pandangan yang mencerahkan, pandangan yang jauh kedepan. Anda melihat cahaya membentang yang akan mengantar kamu meraih keberhasilan.

Kamu Bisa Mulai Segera Mengubah Nasib Kamu
Semakin menyenangkan sekali rasanya karena kamu sekarang semakin melihat jelas jalan terang benderang yang akan kamu tempuh.

Di bawah adalah sebuah pembahasan sangat penting mengenai nasib kamu. Maka saran buat kamu, kamu mengamatinya baik-baik dan memperhatikan gagasan-gagasan yang datang kepada kamu.

Langkah pertama untuk memulai perubahan adalah menyadari bahwa perubahan itu ada di tangan kamu sendiri. Nasib sepenuhnya ada di tangan kamu.

Dalam alquran dikatakan, “Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum kalau kaum itu tidak berusaha merubahnya sendiri.” Begitu kamu membuka alquran surat ke-13 surat ra'ad ayat 11, kamu akan menemukan ayat ini.

Sekarang kamu sudah tahu, perubahan itu harus kamu lakukan sendiri. Jangan berharap banyak orang lain akan mengubah nasib baik untuk kamu melainkan kamu sendiri.

Salah satu masalah yang, bagi banyak teman, menghalangi untuk bertindak terbaik untuk mengubah nasibnya, adalah pertama-tama pemahamannya dalam hal nasib.

Saya senang begitu kamu sudah mulai memahami ada dua kategori nasib. Pertama, ada nasib yang tidak dapat kamu rubah. Kedua, ada nasib yang bisa kamu rubah. Kebanyakan orang mungkin kurang lengkap memahami konsep nasib, maka banyak yang menyangka nasib sudah diatur dan sudah tetap. Mereka tidak mengetahui separuh konsep lainnya, bahwa nasib bisa dirubah. Saya senang sekarang kamu sudah mulai melihat konsep nasib secara keseluruhan.

Memang ada hal-hal di dunia ini yang berada diluar kekuasaan kita. Kamu tidak bisa menentukan dan memilih siapa orang tua kamu, jenis kelamin kamu, tempat kamu dilahirkan, cara kamu dibesarkan, bakat yang kamu miliki dan sebagainya. kamu pun tak mempunyai kekuasaan untuk menentukan percaturan politik di dalam negeri ini.

Perubahan nasib tidak akan datang dari pergantian pemerintahan. Perubahan itu harus kamu lakukan sendiri. Benar bahwa kamu saat ini cukup kesulitan untuk memilih lingkungan terbaik, tapi kamu selalu bisa memilih respon, memutuskan untuk menentukan sikapmu, kamu selalu mampu memilih tindakan kamu.

Ini saat-saat menentukan. Kesadaran bahwa nasib ada di tangan kamu sendiri akan memberikan dampak yang sangat hebat dalam hidup kamu. Kamu punya kemampuan menentukan apa yang akan kamu perbuat. Kamu punya kemampuan penuh untuk menentukan skenario hidup kamu. Akan jadi apakah kamu 5, 10, 20, atau 30 tahun lagi.

Benar, akan ada pengaruh dari luar yang kadang begitu kuat, yang berpotensi menjebak dan menyeret kamu ke arus negatif.  Tapi kamu sekarang sudah memahami bahwa kamu hanya dipengaruhi dan bukan ditentukan!

Betapa leganya  kamu bisa memilih hanya pengaruh-pengaruh baik, dan membentengi diri dari pengaruh-pengaruh menjerumuskan. Lebih hebatnya kamulah yang segera akan memberikan pengaruh yang harum buat teman-temanmu.


Akhirnya, yang lebih menyenangkan lagi adalah kemudian kamu menyadari kenyataan bahwa kamu senantiasa bisa menentukan perilaku kamu sendiri. Kamu bisa mengontrol apa yang akan kamu lakukan. Kamu bisa mengubah nasib kamu seperti yang sudah menjadi mimpi kamu selama ini, menjadi orang yang berhasil sejak diusia muda.

Skenario Mengubah Nasib
Salah satu tausiyah AA Gym melalui radio tahun 2006, mengatakan :" Gagal dalam perencanaan sama dengan merencanakan kegagalan. titik lemah kita adalah seringnya bersembunyi dibalik kata tawakal, sehingga kita sering mengabaikan kewajiban kita melakukan perencanaan."

Mayjen (Purn) Angkatan Udara A.S., William A. Cohen, Ph.D., seorang lulusan Akademi Militer West Point yang terlibat dalam berbagai pertempuran ketika aktif berdinas di Angkatan Udara Amerika Serikat. Setelah pension, Cohen dipercaya memegang kepemimpinan puncak di beragam perusahaan dan organisasi, dari rektor universitas sampai presiden direktur perusahaan. Cohen salah seorang pejabat senior West Point Society, Los Angeles. Ia telah menulis lebih dari 50 judul buku bertema bisnis dan kepemimpinan. Saat ini, Cohen menjadi seorang dosen (profesor) yang membawakan mata kuliah Marketing dan Kepemimpinan di California State University, Los Angeles.

Dalam bukunya, The New Art of The Leader, Seni Kepemimpinan, ia mengatakan, terkait perencanan. Ia menulis sebagai berikut : "Tindakan sukses bukan hasil suatu kebetulan atau keberuntungan, melainkan hasil analisis situasi dan persiapan serta pelaksanaan rencana secara semestinya. Karena perubahan keadaan dan variabel lainnya, rencana tidak selalu sukses seperti yang mula-mula dibayangkan. Tetapi perencanaan akan memaksimalkan sukses anda dan meminimalkan kegagalan anda."

Mari kita mulai dengan seuatu yang pernah saya temukan beberapa tulisan dari beberapa bundel materi pelatihan dan beberapa buku yang pernah saya baca, yang intinya menyampaikan hal yang sama. Merupakan rangkaian yang saling keterkaitan antara satu dengan yang berikutnya.

Tanamlah gagasan, petiklah tindakan.
Tanamlah tindakan, petiklah kebiasaan.
Tanamlah kebiasaan, petiklah watak.
Tanamlah watak, petiklah nasib.

Dimulai dari gagasan yang diwujudkan dalam tindakan, kemudian tindakan yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi suatu kebiasaan. Kebiasaan yang dilakukan berkali-kali akan menjelma menjadi watak, dan watak inilah yang akhirnya mengantarkan kamu kepada nasib. Jadi nasib kamu, kamu sendirilah yang menentukan. Nasib kamu ada di tangan kita.

Perhatikan cerita menarik ini. Apa yang Fitri ika cahyani diblognya slydut.wordpress.com, coba saya sajikan lagi disini.

Dahulu, ada seorang jenderal dari negeri Tiongkok kuno yang mendapat tugas untuk memimpin pasukan melawan musuh yang jumlahnya sepuluh kali lipat lebih banyak. Mendengar kondisi musuh yang tak seimbang, seluruh prajuritnya gentar, kalau-kalau mereka akan menderita kekalahan.

Dalam perjalanan menuju medan perang, sang Jenderal berhenti di sebuah altar vihara. Ia melakukan sembahyang dan berdoa meminta petunjuk para dewa. Sedangkan rajuritnya menanti di luar vihara dengan harap-harap cemas.

Tak lama kemudian, sang jenderal keluar dari vihara. Ia berteriak pada seluruh pasukannya, ‘Kita telah mendapat petunjuk dari langit’. Lalu ia mengeluarkan koin emas simbol kerajaan dari sakunya. Sambil mengacungkan koin itu ke udara ia berkata, ‘Sekarang, kita lihat apa kata nasib.

Mari kita adakan toss. Bila kepala yang muncul maka kita akan menang. Tapi bila ekor yang muncul, kita akan kalah. Hidup kita tergantung pada koin ini ‘.

Jenderal lalu melempar koin emas itu ke udara. Koin emas pun berputar-putar di udara. Lalu jatuh berguling-guling ditanah. Seluruh pasukan mengamati apa yang muncul. Setelah agak lama menggelinding ke sana-kemari, koin itu terhenti. Dan yang muncul adalah KEPALA.

Kontan seluruh pasukan berteriak kesenangan. ‘Hore! Kita akan menang. Nasib berpihak pada kita! Ayo, serbu dan hancurkan musuh. Kemenangan sudahlah pasti.’ Dengan penuh semangat sang Jenderal dan pasukannya bergerak menuju medan perang.

Pertempuran berlangsung sangat sengit. Dengan bekal keyakinan dan tekad baja akhirnya musuh yang tak terhingga banyaknya dapat dikalahkan. Jenderal dan seluruh pasukannya betul-betul senang. Seorang prajurit berkata,’Sudah kehendak langit, maka tak ada yang bisa mengubah nasib’.

Sesampai di ibu kota mereka disambut meriah oleh seluruh penduduk. Raja pun terkagum-kagum mendengar kisah peperangan yang dahsyat itu. Beliau bertanya pada sang Jenderal, bagaimana ia mampu mengobarkan semangat pasukannya hingga begitu gagah berani.

Sang Jenderal kemudian menyerahkan koin emasnya pada Raja sambil berkata, ‘Paduka, inilah yang memberikan mereka nasib baik’. Raja menerima dan mengamati koin emas itu yang ternyata kedua sisinya bergambar KEPALA

Apakah Aku Lahir Dari Batu?

Suatu hari seorang sahabat saya pergi ke rumah orang jompo atau lebih terkenal dengan sebutan panti werdha bersama dengan teman-temannya. Kebiasaan ini mereka lakukan untuk lebih banyak mengenal bahwa akan lebih membahagiakan kalau kita bisa berbagi pada orang-orang yang kesepian dalam hidupnya.
Ketika teman saya sedang berbicara dengan beberapa ibu-ibu tua, tiba-tiba mata teman saya tertumpu pada seorang opa tua yang duduk menyendiri sambil menatap kedepan dengan tatapan kosong.
Lalu sang teman mencoba mendekati opa itu dan mencoba mengajaknya berbicara. Perlahan tapi pasti sang opa akhirnya mau mengobrol dengannya sampai akhirnya si opa menceritakan kisah hidupnya.
Si opa memulai cerita tentang hidupnya sambil menghela napas panjang. Sejak masa muda saya menghabiskan waktu saya untuk terus mencari usaha yang baik untuk keluarga saya, khususnya untuk anak-anak yang sangat saya cintai. Sampai akhirnya saya mencapai puncaknya dimana kami bisa tinggal dirumah yang sangat besar dengan segala fasilitas yang sangat bagus.
Demikian pula dengan anak-anak saya, mereka semua berhasil sekolah sampai keluar negeri dengan Biaya yang tidak pernah saya batasi. Akhirnya mereka semua berhasil dalam sekolah juga dalam usahanya dan juga dalam berkeluarga.
Tibalah dimana kami sebagai orangtua merasa sudah saatnya pensiun dan menuai hasil panen kami. Tiba-tiba istri tercinta saya yang selalu setia menemani saya dari sejak saya memulai kehidupan ini meninggal dunia karena sakit yang sangat mendadak. Lalu sejak kematian istri saya tinggallah saya hanya dengan para pembantu kami karena anak-anak kami semua tidak ada yang mau menemani saya karena mereka sudah mempunyai rumah yang juga besar. Hidup saya rasanya hilang, tiada lagi orang yang mau menemani saya setiap saat saya memerlukan nya.
Tidak sebulan sekali anak-anak mau menjenguk saya ataupun memberi kabar melalui telepon. Lalu tiba-tiba anak sulung saya datang dan mengatakan kalau dia akan menjual rumah karena selain tidak effisien juga toh saya dapat ikut tinggal dengannya. Dengan hati yang berbunga saya menyetujuinya karena toh saya juga tidak memerlukan rumah besar lagi tapi tanpa ada orang-orang yang saya kasihi di dalamnya. Setelah itu saya ikut dengan anak saya yang sulung.
Tapi apa yang saya dapatkan ? setiap hari mereka sibuk sendiri-sendiri dan kalaupun mereka ada di rumah tak pernah sekalipun mereka mau menyapa saya. Semua keperluan saya pembantu yang memberi. Untunglah saya selalu hidup teratur dari muda maka meskipun sudah tua saya tidak pernah sakit-sakitan.
Lalu saya tinggal dirumah anak saya yang lain. Saya berharap kalau saya akan mendapatkan sukacita idalamnya, tapi rupanya tidak. Yang lebih menyakitkan semua alat-alat untuk saya pakai mereka ganti, mereka menyediakan semua peralatan dari kayu dengan alasan untuk keselamatan saya tapi sebetulnya mereka sayang dan takut kalau saya memecahkan alat-alat mereka yang mahal-mahal itu. Setiap hari saya makan dan minum dari alat-alat kayu atau plastik yang sama dengan yang mereka sediakan untuk para pembantu dan anjing mereka. Setiap hari saya makan dan minum sambil mengucurkan airmata dan bertanya dimanakah hati nurani mereka?
Akhirnya saya tinggal dengan anak saya yang terkecil, anak yang dulu sangat saya kasihi melebihi yang lain karena dia dulu adalah seorang anak yang sangat memberikan kesukacitaan pada kami semua. Tapi apa yang saya dapatkan?
Setelah beberapa lama saya tinggal disana akhirnya anak saya dan istrinya mendatangi saya lalu mengatakan bahwa mereka akan mengirim saya untuk tinggal di panti jompo dengan alasan supaya saya punya teman untuk berkumpul dan juga mereka berjanji akan selalu mengunjungi saya.
Sekarang sudah 2 tahun saya disini tapi tidak sekalipun dari mereka yang datang untuk mengunjungi saya apalagi membawakan makanan kesukaan saya. Hilanglah semua harapan saya tentang anak-anak yang saya besarkan dengan segala kasih sayang dan kucuran keringat. Saya bertanya-tanya mengapa kehidupan hari tua saya demikian menyedihkan padahal saya bukanlah orangtua yang menyusahkan, semua harta saya mereka ambil. Saya hanya minta sedikit perhatian dari mereka tapi mereka sibuk dengan diri sendiri.
Kadang saya menyesali diri mengapa saya bisa mendapatkan anak-anak yang demikian buruk. Masih untung disini saya punya teman-teman dan juga kunjungan dari sahabat – sahabat yang mengasihi saya tapi tetap saya merindukan anak-anak saya.
Sejak itu sahabat saya selalu menyempatkan diri untuk datang kesana dan berbicara dengan sang opa.
Lambat laun tapi pasti kesepian di mata sang opa berganti dengan keceriaan apalagi kalau sekali-sekali teman saya membawa serta anak-anaknya untuk berkunjung.
Sampai hatikah kita membiarkan para orangtua kesepian dan menyesali hidupnya hanya karena semua kesibukan hidup kita.
Bukankah suatu haripun kita akan sama dengan mereka, tua dan kesepian ? Ingatlah bahwa tanpa Ayah dan Ibu, kita tidak akan ada di dunia dan menjadi seperti ini.
Jika kamu masih mempunyai orang tua, bersyukurlah sebab banyak anak yatim-piatu yang merindukan kasih sayang orang tua.(duniabaca.com)

Pengertian Remaja

Pengertian remaja dalam KBBI[1] adalah: mulai dewasa, sudah sampai umur untuk kawin. Masa remaja merupakan sebuah periode dalam kehidupan manusia yang batasan usia maupun peranannya seringkali tidak terlalu jelas. Masa-masa ini sering dianggap sebagai masa peralihan, dimana saat-saat ketika anak tidak mau lagi diperlakukan sebagai anak-anak, tetapi dilihat dari pertumbuhan fisiknya ia belum dapat dikatakan orang dewasa. Menurut Anna Freud (dalam Yusuf. S, 2004) masa remaja juga dikenal dengan masa “strom and stress” dimana terjadi pergolakan emosi yang diiringi pertumbuhan fisik yang pesat dan pertumbuhan psikis yang bervariasi.
Fase-fase masa remaja (pubertas) menurut Monks dkk (2004) yaitu antara umur 12 – 21 tahun, dengan pembagian 12-15 tahun termasuk masa remaja awal, 15-18 tahun termasuk masa remaja pertengahan, 18-21 tahun termasuk masa remaja akhir.

B.       Identifikasi Permasalahan Anak Usia SMP
Beberapa permasalahan anak usia SMP dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah faktor kebutuhan. Beberapa jenis kebutuhan remaja yang bisa diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok kebutuhan[2], yaitu:
a.    Kebutuhan organik, yaitu: makan, minum, bernapas, seks.
b.    Kebutuhan emosional, kebutuhan untuk mendapatkan simpati dan pengakuan diri dari pihak lain
c.    Kebutuhan berprestasi yang didorong oleh potensi yang dimiliki dan sekaligus untuk menunjukkan kemampuan psikofisis.
d.    Kebutuhan untuk mempertahankan dan mengembangkan diri.
Ada beberapa masalah yang dihadapi oleh remaja terkait dengan kebutuhan tersebut, permasalahan tersebut dapat diidentifikasikan menjadi beberapa kelompok sebagai berikut:
1.         Psikologis
Salah satu permasalahan psikologis remaja adalah emosi yang masih labil. Mereka belum bisa mengontrol emosi dengan baik. Dalam satu waktu mereka akan kelihatan sangat senang sekali tetapi mereka tiba-tiba langsung bisa menjadi sedih atau marah. Contohnya pada remaja yang baru putus cinta atau remaja yang tersinggung perasaannya. Emosi remaja lebih kuat dan lebih menguasai diri mereka daripada pikiran yang realistis. Saat melakukan sesuatu mereka hanya menuruti ego dalam diri tanpa memikirkan resiko yang akan terjadi.
Contoh lain dari keadaan psikologi remaja adalah sensitif, egois, ingin mendapatkan perhatian lebih, kurang bisa bertanggung jawab denngan apa yang dilakukan, kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru sangat kurang, malas atau rajin, bully (melakukan tindakan kekerasan), minder, semangat belajar, terlalu mengikuti hawa nafsu, kurang bisa mengontrol diri, semangat hidup (mudah putus asa atau tidak), tidak mudah puas dengan apa yang didapatkan, sifat kekanak-kanakan yang masih melekat pada dirinya, dan lain-lain.
2.         Biologis
Permasalahan remaja dari segi biologis ini lebih dominan kepada fungsi seks yang dapat menimbulkan kebingungan pada diri remaja untuk memahaminya, sehingga tidak jarang menimbulkan perilaku yang salah dan menentang norma, baik norma agama maupun norma yang berlaku di masyarakat Indonesia (sosial dan hukum). Apabila kematangan seksual tidak mendapatkan arahan atau penyaluran yang tepat maka dapat berakibat fatal.
Selain fungsi seks yang berkembang, seringkali remaja mengalami kesulitan untuk menerima perubahan-perubahan fisiknya. Banyak remaja yang kurang puas dengan perkembangan tubuh yang dirasa kurang serasi. Contoh lainnya adalah: postur tubuh yang tidak sesuai dengan keinginan misalnya gemuk, kurus, pendek, dan lain-lain.
3.         Sosiologis
Dalam memasuki kehidupan masyarakat, remaja yang terlalu menilai dirinya cukup mandiri dan mampu untuk mengatasi masalah kehidupan, tidak sedikit dari mereka yang menghadapi masalah. Kehidupan masyarakat banyak menuntut mereka untuk banyak menyesuaikan diri, namun yang terjadi malah sebaliknya. Dalam hal ini terjadi ketidakselarasan antara pola hidup masyarakat dengan perilaku remaja, sehingga terjadi kejengkelan remaja terhadap masyarakat yang selalu menyalahkan mereka dan akibatnya mereka frustasi dengan keadaan yang dihadapinya di masyarakat.  
Adanya perbedaan nilai dan norma kehidupan  antara remaja dan masyarakat merupakan sebuah permasalahan dan kesulitan tersendiri bagi kehidupan mereka. Seringkali perbedaan yang berlaku di masyarakat tersebut  berbeda dengan norma yang dianut oleh mereka sehingga menimbulkan perilaku yang menyebabkan dirinya dikatakan “nakal” oleh masyarakat. Contoh lainnya meliputi: mulai tertarik pada lawan jenis, lebih mementingkan berkelompok sehingga menomor duakan orang tua, lebih cenderung ke pergaulan bebas, suka meniru life style orang lain, pilih-pilih teman, narsis, selalu mencari-cari perhatian orang lain, ketergantungan pada dunia maya (FB), dan lain-lain.
4.         Religiusitas
Nilai-nilai religius yang dimiliki oleh remaja khususnya remaja lepas SD/MI atau remaja awal ini dinilai sangat kurang bahkan memprihatinkan. Hal ini terbukti ketika mereka masih menyandang status siswa SD/MI, mereka rajin dan aktif ke masjid untuk jama’ah, TPA atau mengikuti pengajian-pengajian yang diselenggarakan di masjid. Namun, hal ini berubah menjadi sebaliknya ketika mereka melepaskan status siswa SD/MI-nya dan memulai pendidikan yang lebih tinggi seiring bertambahnya usia mereka. Contoh lain: keluar dari kelompok pengajian masjid ke kelompok bermain dan bergaul.
5.        Ekonomi
Di era globalisasi yang sarat dengan budaya-budaya Barat ini semakin mendukung para remaja untuk berlomba-lomba mengikuti life style mereka sehingga pola hidup konsumtif yang biasanya hanya disandang oleh beberapa ibu rumah tangga sekarang mulai diikuti oleh para remaja. Suka berfoya-foya dengan harta yang dimiliki orang tuanya dan kurang bisa mengontrol pengeluaran dengan baik merupakan akibat dari adanya globalisasi yang semakin merajalela di bumi ini khususnya di Indonesia.

[1]  Software KBBI v1.1
[2]  Sunarto, H., dkk.2008.  Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: PT Rineka Cipta. Cet. Ke-4. Hal.68.

Karakteristik Sekolah Menengah Umum

Karakteristik pendidikan SMU dapat dilihat sekurang-kurangnya dari tiga segi, yaitu:
a. Tujuan Pendidikan
b. Kurikulum
c. Peserta Didik

A. Tujuan Pendidikan
Tujuan pendidikan sering bersifat sangat umum, seperti menjadi manusia yang baik, bertanggung jawaab, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara, dan sebagainya.
Dalam dunia pendidikan dikenal sejumlah usaha untuk menguraikan tujuan yang sangat umum tersebut. Salah seorang diantaranya adalah Herbert Spencer (1860) yang menganalisis tujuan pendidikan dalam lima bagian, yang berkenaan dengan:
a. Kegiatan demi kelangsungan hidup.
b. Usaha mencari nafkah.
c. Pendidikan anak.
d. Pemeliharaan hubungan dengan masyarakat dan negara.
e. Penggunaan waktu senggang. Tujuan pendidikan yang dikemukakan Herbert Spencer tersebut didasarkan atas apa yang dianggapnya paling berharga dan perlu untuk setiap orang bagi kehidupannya dalam masyarakat

Bloom cs mebedakan tiga kategori tujuan pendidikan, yaitu;
1. Kognitif (head)
Tujuan kognitif berkenaan dengan kemampuan individual mengenal dunia sekitarnya yang meliputi perkembangan intelektual atau mental.
Tujuan kognitif dibagi dalam 6 bagian, yaitu;
a. Knowledge (Pengetahuan)
Meliputi informasi dan fakta yang dapat dikuasai melalui hafalan untuk diingat.
b. Comprehension (Pemahaman)
Merupakan kesanggupan untuk menyatakan suatu definisi, rumusan, menafsirkan suatu teori.
c. Application (Penerapan)
Merupakan kesanggupan menerapkan atau menggunakan suatu pengertian, konsep, prinsip, teori yang memerlukan penguasaan pengetahuan dan pemahaman yang lebih mendalam.
d. Analysis (Analisis)
Yaitu kemampuan untuk menguraikan sesuatu dalam unsur-unsurnya misalnya analisis hubungan antara masyarakat dengan alam dan jagad raya.
e. Synthesis (Sintesis)
Yaitu kesanggupan untuk melihat hubungan antara sejumlah unsur.
f. Evaluation (Penilaian)
Penilaian berdasarkan bukti-bukti atau kriteria tertentu.

2. Afektif (heart)
Tujuan afektif mengenai perkembangan sikap, perasaan, dan nilai-nilai atau perkembangan emosional dan moral.
Tujuan afektif dibagi dalam 5 bagian, yaitu;
a. Receiving
Menerima, menaruh perhatian terhadap nilai tertentu.
b. Responding (Merespon)
Yaitu memperlihatkan reaksi terhadap norma tertentu, menunjukan kesediaan dan kerelaan untuk merespon, merasa puas dalam merespon.
c. Valuing (Menghargai)
Yaitu menerima suatu norma, menghargai suatu norma, dan mengikat diri pada norma tersebut.
d. Organization (Organisasi)
Membentuk suatu konsep tentang suatu nilai, menyusun suatu sistem nilai-nilai.
e. Characterization by Value or Value Complex
Mewujudkan nilai-nilai dalam pribadi sehingga merupakan watak seseorang, norma itu menjadi bagian diri pribadi.

 3. Psikomotor (hand)
Tujuan psikomotor menyangkut perkembangan keterampilan yang mengandung unsur motoris.

Tujuan Pendidikan Nasional (TPN)
Secara jelas tujuan pendidikan nasional yang bersumber dari sistem nilai Pancasila dirumuskan dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003 pasal 3 “Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bengsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.

Dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan nasional tersebut, tujuan pendidikan smu ialah :
1. Menigkatkan penegtahuan siswa untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi dan untuk mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu, teknologi, dan kesenian.
2. Meningkatkan kemampuan siswa sebagai anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbale balik dengan lingkungan, sosila, budaya, dan alam sekitar.
Tujuan umum pendidikan nasional dan tujuan khusus pendidikan SMu itu secara serentak dan langsung menjadi landasan dan arah pelayanan bimbingan dan konseling SMU.

Tujuan Institusional
Usia peserta didik anak SMU secara umum berada pada rentang 15/16-18/19 tahun, yang kerap disebut sebagai usia remaja, adolescent, atau storm and drunk. Fase ini disebut Suryabrata (2002) sebagai masa merindu-puja yang ditandai dengan ciri-ciri berikut.
a. Anak merasa kesepian dan menderita. Dia menganggap tak ada orang yang mau mengerti, memahami, dirinya, dan menjelaskan hal-hal yang dirasakan-nya.
b. Reaksi pertama anak ialah protes terhdap sekitarnya, yang dirasakan tiba-tiba memusuhi, menerlantarkan, dan tidak mau mengerti.
c. Memerlukan teman yang dapat memahami, menolong, dan turut merasakan suka-duka yang dialaminya.
d. Mulai tumbuh dorongan untuk mencari pedoman hidup, mencari sesuatu yang dipandang bernilai, pantas dijunjung tinggi dan dipuja.
e. Anak mengalami goncangan batin. Dia tidak mau memakai lagi pedoman hidup masa kanak-kanaknya, tetapi ia juga belum mempunyai pedoman hidup yang baru.
f. Merasa tidak tenang, banyak kontradiksi dalam dirinya. Dia merasa mampu, tetapi tidak tahu bagaimana mewujudkannya.
g. Anak mulai mencari dan membangun pendirian atau pandangan hidupnya. Proses tersebut melewati tiga langkah.
1) Karena belum memiliki pedoman, remaja memerlukan sesuatu yang dapat dianggap bernilai, pantas dihargai, dan dipanuti. Pada awalnya, sesuatu yang dipuja itu belum memiliki bentuk tertentu. Si remaja sendiri kerap hanya tahu bahwa dia menginginkan sesuatu, tetapi tidak tahu apa yang diinginkannya. Keadaan seperti ini biasanya melahirkan sajak-sajak alam.
2) Pada taraf kedua, objek pemujaan kian jelas, yaitu pribadi-pribadi yang mendukung personifikasi nilai-nilai tertentu yang diinginkan anak. Dalam pemujaan, anak laki-laki dan perempuan memiliki cara yang berbeda dalam mengkespresikannya. Pada masa ini tumbuh dengan subur rasa kebangsaan.
3) Pada taraf ketiga, si remaja telah dapat menghargai nilai-nilai lepas dari pendukung-nya, nilai sebagai hal yang abstrak, sehingga tibalah waktunya bagi si remaja untuk menentukan pilihan atau pendirian hidupnya. Penentuan ini biasanya berkali-kali melalui proses jatuh bangun, karena ia menguji nilai yang dipilihnya dalam kehidupan nyata, sampai diperoleh pandangan/pendirian yang tahan uji.
Implikasi dari karakteristik peserta didik tersebut terhadap pendidikan adalah sebagai berikut.
a. Remaja memerlukan orang yang dapat membantunya mengatasi kesukaran yang dihadapi.
b. Pribadi pendidik (sebagai pendukung nilai) berpengaruh langsung terhadap perkembangan pendirian hidup remaja. Karena itu, segala sikap dan perilaku pendidik harus dapat dipertanggungjawabkan dari segi pendidikan.
c. Pendidik hendaknya:
1) berdiri ’di samping’ mereka, tidak di depannya melalui dikte dan instruksi;
2) menunjukkan simpati bukan otoritas, sehingga dapat memperoleh kepercayaan dari remaja dan memberinya mereka bimbingan; serta
3) menanamkan semangat patriotik dan semangat luhur lainnya karena ini memang masanya.

(himitsuqalbu.wordpress.com)

Karakteristik Remaja

Karakteristik pertumbuhan dan perkembangan remaja yang mencakup perubahan transisi biologis, transisi kognitif, dan transisi sosial akan dipaparkan di bawah ini:

1. Transisi Biologis 
Menurut Santrock (2003: 91) perubahan fisik yang terjadi pada remaja terlihat nampak pada saat masa pubertas yaitu meningkatnya tinggi dan berat badan serta kematangan sosial. Diantara perubahan fisik itu, yang terbesar pengaruhnya pada perkembangan jiwa remaja adalah pertumbuhan tubuh (badan menjadi semakin panjang dan tinggi).

Selanjutnya, mulai berfungsinya alat-alat reproduksi (ditandai dengan haid pada wanita dan mimpi basah pada laki-laki) dan tanda-tanda seksual sekunder yang tumbuh (Sarlito Wirawan Sarwono, 2006: 52).

Selanjutnya, Menurut Muss (dalam Sunarto & Agung Hartono, 2002: 79) menguraikan bahwa perubahan fisik yang terjadi pada anak perempuan yaitu; perertumbuhan tulang-tulang, badan menjadi tinggi, anggota-anggota badan menjadi panjang, tumbuh payudara.Tumbuh bulu yang halus berwarna gelap di kemaluan, mencapai pertumbuhan ketinggian badan yang maksimum setiap tahunnya, bulu kemaluan menjadi kriting, menstruasi atau haid, tumbuh bulu-bulu ketiak.

Sedangkan pada anak laki-laki peubahan yang terjadi antara lain; pertumbuhan tulang-tulang, testis (buah pelir) membesar, tumbuh bulu kemaluan yang halus, lurus, dan berwarna gelap, awal perubahan suara, ejakulasi (keluarnya air mani), bulu kemaluan menjadi keriting, pertumbuhan tinggi badan mencapai tingkat maksimum setiap tahunnya, tumbuh rambut-rambut halus diwajaah (kumis, jenggot), tumbuh bulu ketiak, akhir perubahan suara, rambut-rambut diwajah bertambah tebal dan gelap, dan tumbuh bulu dada.

Pada dasarnya perubahan fisik remaja disebabkan oleh kelenjar pituitary dan kelenjar hypothalamus. Kedua kelenjar itu masing-masing menyebabkan terjadinya pertumbuhan ukuran tubuh dan merangsang aktifitas serta pertumbuhan alat kelamin utama dan kedua pada remaja (Sunarto & Agung Hartono, 2002: 94)

2. Transisi Kognitif 
Menurut Piaget (dalam Santrock, 2002: 15) pemikiran operasional formal berlangsung antara usia 11 sampai 15 tahun. Pemikiran operasional formal lebih abstrak, idealis, dan logis daripada pemikiran operasional konkret. Piaget menekankan bahwa bahwa remaja terdorong untuk memahami dunianya karena tindakan yang dilakukannya penyesuaian diri biologis. Secara lebih lebih nyata mereka mengaitkan suatu gagasan dengan gagasan lain. Mereka bukan hanya mengorganisasikan pengamatan dan pengalaman akan tetapi juga menyesuaikan cara berfikir mereka untuk menyertakan gagasan baru karena informasi tambahan membuat pemahaman lebih mendalam.

Menurut Piaget (dalam Santrock, 2003: 110) secara lebih nyata pemikiran opersional formal bersifat lebih abstrak, idealistis dan logis. Remaja berpikir lebih abstrak dibandingkan dengan anak-anak misalnya dapat menyelesaikan persamaan aljabar abstrak. Remaja juga lebih idealistis dalam berpikir seperti memikirkan karakteristik ideal dari diri sendiri, orang lain dan dunia. Remaja berfikir secara logis yang mulai berpikir seperti ilmuwan, menyusun berbagai rencana untuk memecahkan masalah dan secara sistematis menguji cara pemecahan yang terpikirkan.

Dalam perkembangan kognitif, remaja tidak terlepas dari lingkungan sosial. Hal ini menekankan pentingnya interaksi sosial dan budaya dalam perkembangan kognitif remaja.

3. Transisi Sosial
Santrock (2003: 24) mengungkapkan bahwa pada transisi sosial remaja mengalami perubahan dalam hubungan individu dengan manusia lain yaitu dalam emosi, dalam kepribadian, dan dalam peran dari konteks sosial dalam perkembangan. Membantah orang tua, serangan agresif terhadap teman sebaya, perkembangan sikap asertif, kebahagiaan remaja dalam peristiwa tertentu serta peran gender dalam masyarakat merefleksikan peran proses sosial-emosional dalam perkembangan remaja.

John Flavell (dalam Santrock, 2003: 125) juga menyebutkan bahwa kemampuan remaja untuk memantau kognisi sosial mereka secara efektif merupakan petunjuk penting mengenai adanya kematangan dan kompetensi sosial mereka.

Karakteristik Remaja 
Perkembangan sosial anak telah dimulai sejak bayi, kemudian pada masa kanak-kanak dan selanjutnya pada masa remaja. Hubungan sosial anak pertama-tama masing sangat terbatas dengan orang tuanya dalam kehidupan keluarga, khususnya dengan ibu dan berkembang semakin meluas dengan anggota keluarga lain, teman bermain dan teman sejenis maupun lain jenis (dalam Rita Eka Izzaty dkk, (2008: 139).

Berikut ini akan dijelaskan mengenai hubungan remaja dengan teman sebaya dan orang tua:
1) Hubungan dengan Teman Sebaya
Menurut Santrock (2003: 219) teman sebaya (peers) adalah anak-anak atau remaja dengan tingkat usia atau tingkat kedewasaan yang sama.

Jean Piaget dan Harry Stack Sullivan (dalam Santrock, 2003: 220) mengemukakan bahwa anak-anak dan remaja mulai belajar mengenai pola hubungan yang timbal balik dan setara dengan melalui interaksi dengan teman sebaya.

Mereka juga belajar untuk mengamati dengan teliti minat dan pandangan teman sebaya dengan tujuan untuk memudahkan proses penyatuan dirinya ke dalam aktifitas teman sebaya yang sedang berlangsung.

Sullivan beranggapan bahwa teman memainkan peran yang penting dalam membentuk kesejahteraan dan perkembangan anak dan remaja.

Mengenai kesejahteraan, dia menyatakan bahwa semua orang memiliki sejumlah kebutuhan sosial dasar, juga termasuk kebutuhan kasih saying (ikatan yang aman), teman yang menyenangkan, penerimaan oleh lingkungan sosial, keakraban, dan hubungan seksual.

Ada beberapa beberapa strategi yang tepat untuk mencari teman menurut Santrock (2003: 206) yaitu :
a) Menciptakan interaksi sosial yang baik dari mulai menanyakan nama, usia, dan aktivitas favorit.
b) Bersikap menyenangkan, baik dan penuh perhatian.
c) Tingkah laku yang prososial seperti jujur, murah hati dan mau bekerja sama. d) Menghargai diri sendiri dan orang lain.
e) Menyediakan dukungan sosial seperti memberikan pertolongan, nasihat, duduk berdekatan, berada dalam kelompok yang sama dan menguatkan satu sama lain dengan memberikan pujian. Ada beberapa dampak apabila terjadi penolakan pada teman sebaya.

Menurut Hurlock (2000: 307) dampak negatif dari penolakan tersebut adalah :
a) Akan merasa kesepian karena kebutuhan social mereka tidak terpenuhi.
b) Anak merasa tidak bahagia dan tidak aman.
c) Anak mengembangkan konsep diri yang tidak menyenangkan, yang dapat menimbulkan penyimpangan kepribadian.
d) Kurang mmemiliki pengalaman belajar yang dibutuhkan untuk menjalani proses sosialisasi. e) Akan merasa sangat sedih karena tidak memperoleh kegembiraan yang dimiliki teman sebaya mereka.
f) Sering mencoba memaksakan diri untuk memasuki kelompok dan ini akan meningkatkan penolakan kelompok terhadap mereka semakin memperkecil peluang mereka untuk mempelajari berbagai keterampilan sosial.
g) Akan hidup dalam ketidakpastian tentang reaksi social terhadap mereka, dan ini akan menyebabkan mereka cemas, takut, dan sangat peka.
h) Sering melakukan penyesuaian diri secara berlebihan, dengan harapan akan meningkatkan penerimaan sosial mereka.

Sementara itu, Hurlock (2000: 298) menyebutkan bahwa ada beberapa manfaat yang diperoleh jika seorang anak dapat diterima dengan baik. Manfaat tersebut yaitu:
a) Merasa senang dan aman.
b) Mengembangkan konsep diri menyenangkan karena orang lain mengakui mereka.
c) Memiliki kesempatan untuk mempelajari berbagai pola prilaku yang diterima secara sosial dan keterampilan sosial yang membantu kesinambungan mereka dalam situasi sosial.
d) Secara mental bebas untuk mengalihkan perhatian meraka ke luar dan untuk menaruh minat pada orang atau sesuatu di luar diri mereka.
e) Menyesuaikan diri terhadap harapan kelompok dan tidak mencemooh tradisi sosial.

2) Hubungan dengan Orang Tua 
Menurut Steinberg (dalam Santrock, 2002: 42) mengemukakan bahwa masa remaja awal adalah suatu periode ketika konflik dengan orang tua meningkat melampaui tingkat masa anak-anak. Peningkatan ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu perubahan biologis pubertas, perubahan kognitif yang meliputi peningkatan idealism dan penalaran logis, perubahan sosial yang berfokus pada kemandirian dan identitas, perubahan kebijaksanaan pada orang tua, dan harapan-harapan yang dilanggar oleh pihak rang tua dan remaja.

Collins (dalam Santrock, 2002: 42) menyimpulkan bahwa banyak orang tua melihat remaja mereka berubah dari seorang anak yang selalu menjadi seseorang yang tidak mau menurut, melawan, dan menantang standar-standar orang tua. Bila ini terjadi, orang tua cenderung berusaha mengendalikan dengan keras dan member lebih banyak tekanan kepada remaja agar mentaati standar-standar orang tua.

Dari uraian tersebut, ada baiknya jika kita dapat mengurangi konflik yang terjadi dengan orang tua dan remaja. Berikut ada beberapa strategi yang diberikan oleh Santrock, (2002: 24) yaitu :
1) menetapkan aturan-aturan dasar bagi pemecahan konflik.
2) Mencoba mencapai suatu pemahaman timbale balik.
3) Mencoba melakukan corah pendapat (brainstorming).
4) Mencoba bersepakat tentang satu atau lebih pemecahan masalah.
5) Menulis kesepakatan.
6) Menetapkan waktu bagi suatu tindak lanjut untuk melihat kemajuan yang telah dicapai. Berdasarkan uraian tersebut maka peneliti menyimpulkan bahwa karakteristik remaja atau proses perkembangan remaja meliputi masa transisi biologis yaitu pertumbuhan dan perkembangan fisik.

Transisi kognitif yaitu perkembangan kognitif remaja pada lingkungan sosial dan juga proses sosioemosional dan yang terakhir adalah masa transisi sosial yang meliputi hubungan dengan orang tua, teman sebaya, serta masyarakat sekitar. (belajarpsikologi.com)

Usia Remaja

Masa yang paling indah adalah masa remaja.
Masa yang paling menyedihkan adalah masa remaja.
Masa yang paling ingin dikenang adalah masa remaja.
Masa yang paling ingin dilupakan adalah masa remaja.

Menurut Hurlock (1981) remaja adalah mereka yang berada pada usia 12-18 tahun. Monks, dkk (2000) memberi batasan usia remaja adalah 12-21 tahun. Menurut Stanley Hall (dalam Santrock, 2003) usia remaja berada pada rentang 12-23 tahun. Berdasarkan batasan-batasan yang diberikan para ahli, bisa dilihat bahwa mulainya masa remaja relatif sama, tetapi berakhirnya masa remaja sangat bervariasi. Bahkan ada yang dikenal juga dengan istilah remaja yang diperpanjang, dan remaja yang diperpendek.

Remaja adalah masa yang penuh dengan permasalahan. Statemen ini sudah dikemukakan jauh pada masa lalu yaitu di awal abad ke-20 oleh Bapak Psikologi Remaja yaitu Stanley Hall. Pendapat Stanley Hall pada saat itu yaitu bahwa masa remaja merupakan masa badai dan tekanan (storm and stress) sampai sekarang masih banyak dikutip orang.

Menurut Erickson masa remaja adalah masa terjadinya krisis identitas atau pencarian identitas diri. Gagasan Erickson ini dikuatkan oleh James Marcia yang menemukan bahwa ada empat status identitas diri pada remaja yaitu identity diffusion/ confussion, moratorium, foreclosure, dan identity achieved (Santrock, 2003, Papalia, dkk, 2001, Monks, dkk, 2000, Muss, 1988). 

Karakteristik remaja yang sedang berproses untuk mencari identitas diri ini juga sering menimbulkan masalah pada diri remaja.

Gunarsa (1989) merangkum beberapa karakteristik remaja yang dapat menimbulkan berbagai permasalahan pada diri remaja, yaitu:
  1. Kecanggungan dalam pergaulan dan kekakuan dalam gerakan.
  2. Ketidakstabilan emosi.
  3. Adanya perasaan kosong akibat perombakan pandangan dan petunjuk hidup.
  4. Adanya sikap menentang dan menantang orang tua.
  5. Pertentangan di dalam dirinya sering menjadi pangkal penyebab pertentangan-pertentang dengan orang tua.
  6. Kegelisahan karena banyak hal diinginkan tetapi remaja tidak sanggup memenuhi semuanya.
  7. Senang bereksperimentasi.
  8. Senang bereksplorasi.
  9. Mempunyai banyak fantasi, khayalan, dan bualan.
  10. Kecenderungan membentuk kelompok dan kecenderungan kegiatan berkelompok.
Berdasarkan tinjauan teori perkembangan, usia remaja adalah masa saat terjadinya perubahan-perubahan yang cepat, termasuk perubahan fundamental dalam aspek kognitif, emosi, sosial dan pencapaian (Fagan, 2006). 

Sebagian remaja mampu mengatasi transisi ini dengan baik, namun beberapa remaja bisa jadi mengalami penurunan pada kondisi psikis, fisiologis, dan sosial. Beberapa permasalahan remaja yang muncul biasanya banyak berhubungan dengan karakteristik yang ada pada diri remaja. Berikut ini dirangkum beberapa permasalahan utama yang dialami oleh remaja.

Permasalahan Fisik dan Kesehatan
Permasalahan akibat perubahan fisik banyak dirasakan oleh remaja awal ketika mereka mengalami pubertas. Pada remaja yang sudah selesai masa pubertasnya (remaja tengah dan akhir) permasalahan fisik yang terjadi berhubungan dengan ketidakpuasan/ keprihatinan mereka terhadap keadaan fisik yang dimiliki yang biasanya tidak sesuai dengan fisik ideal yang diinginkan. Mereka juga sering membandingkan fisiknya dengan fisik orang lain ataupun idola-idola mereka. 

Permasalahan fisik ini sering mengakibatkan mereka kurang percaya diri. Levine & Smolak (2002) menyatakan bahwa 40-70% remaja perempuan merasakan ketidakpuasan pada dua atau lebih dari bagian tubuhnya, khususnya pada bagian pinggul, pantat, perut dan paha. 

Dalam sebuah penelitian survey pun ditemukan hampir 80% remaja ini mengalami ketidakpuasan dengan kondisi fisiknya (Kostanski & Gullone, 1998). Ketidakpuasan akan diri ini sangat erat kaitannya dengan distres emosi, pikiran yang berlebihan tentang penampilan, depresi, rendahnya harga diri, onset merokok, dan perilaku makan yang maladaptiv (& Shaw, 2003; Stice & Whitenton, 2002). 

Lebih lanjut, ketidakpuasan akan body image ini dapat sebagai pertanda awal munculnya gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia (Polivy & Herman, 1999; Thompson et al).

Dalam masalah kesehatan tidak banyak remaja yang mengalami sakit kronis. Problem yang banyak terjadi adalah kurang tidur, gangguan makan, maupun penggunaan obat-obatan terlarang. Beberapa kecelakaan, bahkan kematian pada remaja penyebab terbesar adalah karakteristik mereka yang suka bereksperimentasi dan berskplorasi.

Permasalahan Alkohol dan Obat-Obatan Terlarang
Penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang akhir-akhir ini sudah sangat memprihatinkan. Walaupun usaha untuk menghentikan sudah digalakkan tetapi kasus-kasus penggunaan narkoba ini sepertinya tidak berkurang. Ada kekhasan mengapa remaja menggunakan narkoba/ napza yang kemungkinan alasan mereka menggunakan berbeda dengan alasan yang terjadi pada orang dewasa. 

Santrock (2003) menemukan beberapa alasan mengapa remaja mengkonsumsi narkoba yaitu karena ingin tahu, untuk meningkatkan rasa percaya diri, solidaritas, adaptasi dengan lingkungan, maupun untuk kompensasi.
  • Pengaruh sosial dan interpersonal: termasuk kurangnya kehangatan dari orang tua, supervisi, kontrol dan dorongan. Penilaian negatif dari orang tua, ketegangan di rumah, perceraian dan perpisahan orang tua.
  • Pengaruh budaya dan tata krama: memandang penggunaan alkohol dan obat-obatan sebagai simbol penolakan atas standar konvensional, berorientasi pada tujuan jangka pendek dan kepuasan hedonis, dll.
  • Pengaruh interpersonal: termasuk kepribadian yang temperamental, agresif, orang yang memiliki lokus kontrol eksternal, rendahnya harga diri, kemampuan koping yang buruk, dll.
  • Cinta dan Hubungan Heteroseksual
  • Permasalahan Seksual
  • Hubungan Remaja dengan Kedua Orang Tua
  • Permasalahan Moral, Nilai, dan Agama
Lain halnya dengan pendapat Smith & Anderson (dalam Fagan,2006), menurutnya kebanyakan remaja melakukan perilaku berisiko dianggap sebagai bagian dari proses perkembangan yang normal. Perilaku berisiko yang paling sering dilakukan oleh remaja adalah penggunaan rokok, alkohol dan narkoba (Rey, 2002). 

Tiga jenis pengaruh yang memungkinkan munculnya penggunaan alkohol dan narkoba pada remaja:

Salah satu akibat dari berfungsinya hormon gonadotrofik yang diproduksi oleh kelenjar hypothalamus adalah munculnya perasaan saling tertarik antara remaja pria dan wanita. Perasaan tertarik ini bisa meningkat pada perasaan yang lebih tinggi yaitu cinta romantis (romantic love) yaitu luapan hasrat kepada seseorang atau orang yang sering menyebutnya “jatuh cinta”.

Santrock (2003) mengatakan bahwa cinta romatis menandai kehidupan percintaan para remaja dan juga merupakan hal yang penting bagi para siswa. Cinta romantis meliputi sekumpulan emosi yang saling bercampur seperti rasa takut, marah, hasrat seksual, kesenangan dan rasa cemburu. Tidak semua emosi ini positif. Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh Bercheid & Fei ditemukan bahwa cinta romantis merupakan salah satu penyebab seseorang mengalami depresi dibandingkan dengan permasalahan dengan teman.

Tipe cinta yang lain adalah cinta kasih sayang (affectionate love) atau yang sering disebut cinta kebersamaan yaitu saat muncul keinginan individu untuk memiliki individu lain secara dekat dan mendalam, dan memberikan kasih sayang untuk orang tersebut. Cinta kasih sayang ini lebih menandai masa percintaan orang dewasa daripada percintaan remaja.

Dengan telah matangnya organ-organ seksual pada remaja maka akan mengakibatkan munculnya dorongan-dorongan seksual. Problem tentang seksual pada remaja adalah berkisar masalah bagaimana mengendalikan dorongan seksual, konflik antara mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan, adanya “ketidaknormalan” yang dialaminya berkaitan dengan organ-organ reproduksinya, pelecehan seksual, homoseksual, kehamilan dan aborsi, dan sebagainya (Santrock, 2003, Hurlock, 1991).

Diantara perubahan-perubahan yang terjadi pada masa remaja yang dapat mempengaruhi hubungan orang tua dengan remaja adalah : pubertas, penalaran logis yang berkembang, pemikiran idealis yang meningkat, harapan yang tidak tercapai, perubahan di sekolah, teman sebaya, persahabatan, pacaran, dan pergaulan menuju kebebasan.

Beberapa konflik yang biasa terjadi antara remaja dengan orang tua hanya berkisar masalah kehidupan sehari-hari seperti jam pulang ke rumah, cara berpakaian, merapikan kamar tidur. Konflik-konflik seperti ini jarang menimbulkan dilema utama dibandingkan dengan penggunaan obat-obatan terlarang maupun kenakalan remaja.

Beberapa remaja juga mengeluhkan cara-cara orang tua memperlakukan mereka yang otoriter, atau sikap-sikap orang tua yang terlalu kaku atau tidak memahami kepentingan remaja.
Akhir-akhir ini banyak orang tua maupun pendidik yang merasa khawatir bahwa anak-anak mereka terutama remaja mengalami degradasi moral. 

Sementara remaja sendiri juga sering dihadapkan pada dilema-dilema moral sehingga remaja merasa bingung terhadap keputusan-keputusan moral yang harus diambilnya. Walaupun di dalam keluarga mereka sudah ditanamkan nilai-nilai, tetapi remaja akan merasa bingung ketika menghadapi kenyataan ternyata nilai-nilai tersebut sangat berbeda dengan nilai-nilai yang dihadapi bersama teman-temannya maupun di lingkungan yang berbeda.

Pengawasan terhadap tingkah laku oleh orang dewasa sudah sulit dilakukan terhadap remaja karena lingkungan remaja sudah sangat luas. Pengasahan terhadap hati nurani sebagai pengendali internal perilaku remaja menjadi sangat penting agar remaja bisa mengendalikan perilakunya sendiri ketika tidak ada orang tua maupun guru dan segera menyadari serta memperbaiki diri ketika dia berbuat salah.

Dari beberapa bukti dan fakta tentang remaja, karakteristik dan permasalahan yang menyertainya, semoga dapat menjadi wacana bagi orang tua untuk lebih memahami karakteristik anak remaja mereka dan perubahan perilaku mereka. Perilaku mereka kini tentunya berbeda dari masa kanak-kanak. Hal ini terkadang yang menjadi stressor tersendiri bagi orang tua. Oleh karenanya, butuh tenaga dan kesabaran ekstra untuk benar-benar mempersiapkan remaja kita kelak menghadapi masa dewasanya.

REFERENSI :
Choate, L.H. (2007). Counseling Adolescent Girls for Body Image Resilience: Strategi for School Counselors. Profesional School Counseling. Alexandria: Feb 2007. Vol. 10, Iss. 3; pg. 317, 10 pgs. Diakses melalui http://ezproxy.match.edu/menu pada 9 Mei 2008
Fagan, R. (2006). Counseling and Treating Adolescents with Alcohol and Other Substance Use Problems and their Family. The Family Journal: Counseling therapy For Couples and Families. Vol.14. No.4.326-333. Sage Publication diakses melalui http://tfj.sagepub.com/cgi/reprint/14/4/326 pada 18 April 2008
Gunarsa, S. D. (1989). PsikologiPperkembangan: Anak dan Remaja. Jakarta: BPK. Gunung Mulia.
Hurlock, E.B. (1991). Psikolgi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Terjemahan oleh Istiwidayanti dan Soedjarwo). Jakarta : Penerbit Erlangga.
Mongks, F. J. , Knoers, A. M. P. , & Haditono, S. R. (2000). Psikologi Perkembangan: Pengantar dalam berbagai bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Muss, R. E. , Olds, S. W. , & Fealdman (2001). Human Developmen. Boston: McGraw-Hill Companies.
Rey, J. (2002). More than Just The Blues: Understanding Serious Teenage Problems. Sydney: Simon & Schuster.
Rini, J.F. (2004). Mencemaskan Penampilan. Diakses dari e-psikologi.com pada tanggal 22 April 2006.
Santrok, J. W. (2003). Adolescence (Perkembangan Remaja). Terjemahan. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Setiono, L.H. (2002). Beberapa Permasalahan Remaja. Diakses dari www.e-psikologi.com pada tanggal 22 April 2006.
Tambunan, R. (2001). Diakses dari www.e-psikologi.com pada tanggal 22 April 2006.
Mitos-mitos Seputar “Gak Bakal Hamil”. Diakses dari www.e-psikologi.com pada tanggal 22 April 2006.
 (netsains.net)